Ketegangan di Suzuka: Max Verstappen Usir Jurnalis dari Sesi Wawancara Jelang GP Jepang
Baca dalam 60 detik
- Pengusiran Jurnalis: Max Verstappen menolak memulai sesi media di Grand Prix Jepang 2026 dan mengusir seorang reporter dari ruangan Red Bull.
- Dendam Musim Lalu: Kemarahan ini bermula dari pertanyaan reporter tersebut di GP Abu Dhabi tahun lalu yang mencecar Verstappen soal insiden tabrakan di GP Spanyol.
- Efek Kehilangan Gelar: Insiden di Spanyol berujung penalti yang merugikan Verstappen sebanyak 9 poin, sebuah angka fatal yang menyebabkannya kalah saing dari Lando Norris dalam perebutan gelar juara dunia dengan selisih hanya 2 poin.

Akhir pekan Formula 1 Grand Prix Jepang 2026 diawali dengan insiden tak terduga yang sarat ketegangan. Juara dunia empat kali, Max Verstappen, secara blak-blakan menolak memulai sesi wawancara media (media session) sebelum salah satu jurnalis yang hadir dikeluarkan dari ruangan hospitality unit Red Bull di Sirkuit Suzuka.
Puncak kekesalan pebalap asal Belanda ini ternyata berakar dari sebuah pertanyaan provokatif yang dilontarkan oleh jurnalis yang sama pada seri GP Abu Dhabi tahun lalu. Kala itu, Verstappen baru saja gagal meraih gelar juara dunia kelimanya karena terpaut dua poin dari Lando Norris (McLaren). Sang jurnalis mencecarnya mengenai insiden di GP Spanyol (Barcelona) awal musim, di mana Verstappen sengaja menabrak mobil Mercedes yang dikemudikan George Russell. Insiden tersebut berujung pada penalti 10 detik yang membuatnya turun dari posisi 5 ke 10, dan secara matematis merugikannya sembilan poin krusial dalam klasemen kejuaraan.
- Lokasi Kejadian: Ruang hospitality unit tim Red Bull Racing di Sirkuit Suzuka, menjelang bergulirnya GP Jepang 2026.
- Akar Masalah: Pertanyaan jurnalis di GP Abu Dhabi 2025 yang dinilai memojokkan Verstappen terkait insiden tabrakan dengan George Russell di GP Spanyol.
- Dampak Insiden Spanyol: Penalti 10 detik yang mengorbankan 9 poin, yang pada akhir musim terbukti fatal karena Verstappen kalah dari Lando Norris hanya dengan selisih 2 poin.
- Respons Verstappen: Ia merasa jurnalis tersebut mengabaikan seluruh dinamika musim 2025 dan secara tidak adil hanya menyoroti satu kesalahan spesifik di Barcelona.
Momen pengusiran di Suzuka berlangsung singkat namun cukup mengejutkan rekan-rekan media lainnya. Saat sesi baru saja akan dimulai dan seorang jurnalis lain hendak melontarkan pertanyaan pembuka, Verstappen menyela setelah melihat sosok reporter yang memicu kemarahannya di Abu Dhabi tersebut. Ia dengan tegas menolak berbicara hingga reporter tersebut angkat kaki.
Verstappen: "Ya. Keluar."
Jurnalis: "Anda benar-benar semarah itu soal hal tersebut?"
Verstappen: "Ya, keluar."
Bagi para pengamat Formula 1, tindakan tegas Verstappen ini memperlihatkan betapa besarnya tekanan mental dan tensi persaingan yang masih membekas dari perebutan gelar musim lalu. Setelah jurnalis tersebut akhirnya setuju untuk meninggalkan ruangan, barulah Verstappen bersedia melanjutkan sesi media dan menjawab pertanyaan dari reporter lainnya secara normal.
| Detail Konflik | Keterangan |
|---|---|
| Insiden Pemicu | GP Spanyol 2025 (Tabrakan dengan George Russell) |
| Awal Cekcok Media | GP Abu Dhabi 2025 (Verstappen kalah gelar dari Lando Norris) |
| Eskalasi Terkini | GP Jepang 2026 (Pengusiran langsung di Suzuka) |
Tensi panas di luar lintasan ini tentu akan menambah bumbu drama menjelang balapan akhir pekan di Suzuka, di mana Verstappen pastinya berambisi penuh untuk membuktikan dominasinya dan membalas kekalahan menyakitkan musim lalu.



