Arman Tsarukyan kembali membuktikan mengapa ia dianggap sebagai salah satu petarung paling ditakuti di dunia saat ini. Dalam sebuah "misi sampingan" di ajang grappling Hype Brazil, Tsarukyan tidak hanya menang, tetapi memberikan pernyataan dominasi yang mengerikan dengan membuat Muhammad Mokaev pingsan melalui teknik kuncian leher yang presisi. Kemenangan di Rio de Janeiro ini menjadi bukti ketajaman teknis Tsarukyan yang terus diasah meski jadwal pertarungannya di UFC masih belum menemui kepastian gelar.
[Video link: Arman Tsarukyan finishes Muhammad Mokaev via submission in Brazil]Secara analitis, perbedaan berat badan antara Tsarukyan (Lightweight) dan Mokaev (Flyweight/Bantamweight) memang terlihat jelas di atas matras. Namun, teknik transisi Tsarukyan yang sangat halus menunjukkan level grappling yang telah melampaui standar MMA biasa. Yang menarik, kemenangan ini segera diikuti oleh manuver politik; Tsarukyan menantang Charles Oliveira untuk duel perebutan gelar BMF. Ini adalah langkah cerdik guna menekan UFC agar segera memberikannya panggung besar, terutama setelah Oliveira dinobatkan sebagai juara BMF baru pekan lalu.
β’ Pemenang: Arman Tsarukyan (via Technical Submission).
β’ Lawan: Muhammad Mokaev.
β’ Call-out Selanjutnya: Charles Oliveira (BMF Champion).
Bagi Mokaev, kekalahan ini merupakan pelajaran berharga namun tidak merusak reputasinya di MMA, mengingat ia berani menghadapi lawan yang jauh lebih besar. Sementara bagi komunitas MMA, aksi Tsarukyan ini menambah panas persaingan di divisi ringan UFC. Jika UFC mengabulkan laga Tsarukyan vs Oliveira untuk sabuk BMF, ini akan menjadi salah satu pertarungan paling teknis sekaligus brutal dalam sejarah divisi tersebut, mempertemukan dua spesialis kuncian terbaik di organisasi.
Sebagai kesimpulan, Arman Tsarukyan telah berhasil mengubah kemenangan grappling di Brasil menjadi alat tawar-menawar geopolitik dalam ekosistem UFC. Keaktifannya dalam berbagai kompetisi menunjukkan mentalitas juara yang tidak mau menunggu. Fokus kini tertuju pada reaksi Dana White: apakah ia akan memberikan Tsarukyan "misi sampingan" BMF melawan Oliveira, atau tetap menahannya untuk laga wajib melawan Islam Makhachev di musim panas mendatang?




