Spekulasi mengenai kesehatan finansial Floyd Mayweather Jr. kembali mencuat setelah sang mantan juara dunia lima divisi tersebut mengumumkan jadwal bertanding yang sangat padat untuk tahun 2026. Di tengah laporan tunggakan pajak dan gugatan hukum, langkah Mayweather untuk kembali ke ring dipandang oleh banyak pengamat industri bukan sekadar masalah ambisi olahraga, melainkan kebutuhan likuiditas yang mendesak.
Meskipun dikenal dengan gaya hidup mewah dan klaim kekayaan miliaran dolar, Mayweather kini terbelit sengketa dengan Logan Paul terkait bagi hasil laga tahun 2021. Paul mengeklaim bahwa Mayweather menjual hak siar dan penggunaan citra (*likeness*) kepada sebuah perusahaan di Dubai senilai $10 juta secara tunai sebelum laga berlangsung di Amerika Serikat dengan promotor berbeda. Berdasarkan kesepakatan pembagian keuntungan 15%, Paul menyatakan haknya sebesar $1,5 juta hingga kini belum dilunasi.
Data Kunci Konflik Finansial:
- Hutang Individu: Tunggakan $1,5 juta kepada Logan Paul sejak Juni 2021.
- Masalah Pajak: Riwayat petisi IRS terkait perpanjangan pembayaran tunggakan pajak yang belum tuntas.
- Gugatan Eksternal: Tuntutan dari perusahaan Timur Tengah terkait hak siar serta gugatan mandiri Mayweather terhadap Showtime senilai $340 juta.
- Motivasi Comeback: Penjadwalan tiga laga besar dalam satu tahun kalender untuk pertama kalinya dalam satu dekade.
Tren atlet veteran yang kembali bertanding demi menutupi beban biaya hidup atau hutang pajak bukanlah hal baru dalam industri olahraga profesional. Namun, bagi figur dengan persona "Money", keterlibatan dalam berbagai sengketa hukum senilai jutaan dolar ini memberikan sinyal negatif bagi para investor dan rekan bisnis di sektor hiburan bela diri global. Tekanan hukum dari perusahaan di Dubai yang turut menggugat Mayweather menambah kompleksitas struktur keuangan sang legenda.
| Jadwal Pertarungan 2026 | Lawan | Target Pendapatan |
|---|---|---|
| April 2026 | Mike Tyson (Eksibisi) | Diproyeksikan memecahkan rekor PPV senior. |
| Juni 2026 | Mike Zambidis (Eksibisi) | Penetrasi pasar Eropa dan hiburan lintas disiplin. |
| September 2026 | Manny Pacquiao (Profesional) | Laga "Legacy" dengan potensi nilai ratusan juta dolar. |
Melihat ke depan, keberhasilan Mayweather dalam menuntaskan rangkaian pertarungan di tahun 2026 akan menjadi penentu apakah ia dapat memulihkan stabilitas finansialnya atau justru semakin tenggelam dalam pusaran sengketa hukum. Jika kewajiban kepada mitra bisnis seperti Logan Paul tetap diabaikan, kredibilitas Mayweather sebagai promotor masa depan akan berada dalam risiko besar, terlepas dari hasil yang ia raih di atas ring.




