Media Cup 2026 Kembali Digelar, SCTV Incar Gelar Keempat Beruntun
Baca dalam 60 detik
- PSSI Pers menggelar Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 edisi kelima dengan 16 tim media nasional, berlangsung 3-5 November di ASIOP Stadium.
- SCTV hadir sebagai juara bertahan tiga musim beruntun dan menjadi tim yang paling diunggulkan untuk kembali meraih gelar.
- Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi dan pelepasan stres pekerja media di tengah tekanan industri.

Turnamen mini soccer antarmedia, Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, kembali digelar untuk edisi kelima. Sebanyak 16 tim dari berbagai media nasional akan bersaing memperebutkan gelar juara pada 3-5 November 2026 di ASIOP Stadium, Jakarta Pusat. Konferensi pers dan pengundian grup dilakukan di Sekretariat PSSI Pers, GBK Arena, Jakarta, Selasa (27/10).
Sejak pertama kali dihelat pada 2022, Media Cup telah menjadi agenda tahunan PSSI Pers. Konsistensi ini diapresiasi Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, yang menilai menjaga keberlanjutan acara jauh lebih sulit daripada sekadar mencetuskan ide. “Membuatnya konsisten dan berkelanjutan adalah tantangan terberat. Ketika setiap musim bisa digelar dan ada peningkatan, itu nilai tersendiri,” ujarnya.
SCTV menjadi sorotan karena telah mendominasi tiga edisi terakhir. Status juara bertahan tentu membawa ekspektasi tinggi, namun juga tekanan tersendiri. Corporate Services Cendrawasih Karsa, Tigor Shalom Boboy, berharap turnamen ini tetap berjalan berkelanjutan. “Kami ingin acara ini terus berlangsung, dan semoga bukan tahun pertama dan terakhir kami bisa mendukung,” tuturnya.
Bagi pekerja media, turnamen ini menjadi ruang melepas penat dari rutinitas pemberitaan yang padat. Anggota Exco PSSI, Muhammad, menyambut positif ajang ini sebagai sarana menyalurkan hobi sekaligus mempererat jejaring antarkantor media. “Biasanya teman-teman media hanya menonton dari pinggir lapangan, kini bisa ikut bertanding. Ini ajang kebersamaan,” katanya.
Ketua PSSI Pers, Robbi Yanto, menegaskan bahwa Media Cup bukan sekadar perebutan trofi. Di tengah dinamika industri media yang dinilainya sedang tidak baik-baik saja, turnamen ini menjadi momentum untuk berkumpul dan sejenak melupakan beban pekerjaan. “Saya berharap ajang ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi menjadi kesempatan untuk melupakan pekerjaan yang selama ini kita kerjakan,” ujarnya.
Ketua panitia, Nizar Galang, memastikan seluruh rangkaian pertandingan akan berjalan kompetitif dengan menjunjung sportivitas. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang mendukung, termasuk Cendrawasih Karsa, PSSI, dan I.League. “Kami ingin memberikan yang terbaik, meski hanya turnamen antarmedia,” imbuhnya.
Dengan format yang terus berkembang, Media Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga memperkuat solidaritas di antara insan pers. Pertanyaannya, mampukah SCTV mempertahankan dominasi, atau akankah muncul kejutan dari tim media lain? Publik akan menyaksikannya dalam hitungan hari.



