Inter Kembali ke Puncak Serie A Lewat Drama Gol Bunuh Diri, Milan Tumbang di San Siro
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan memuncaki klasemen Serie A setelah menang 2-0 atas Venezia berkat dua gol bunuh diri di menit akhir.
- Bologna mempermalukan Milan 4-2 di San Siro lewat trigol Samuel Mbangula, memberi kekalahan perdana bagi tuan rumah musim ini.
- Hasil ini membuat persaingan gelar semakin ketat jelang derby Milan akhir pekan, sementara Venezia tetap terpuruk di dasar klasemen.

Inter Milan kembali ke singgasana Serie A dengan cara yang jauh dari meyakinkan: kemenangan 2-0 atas juru kunci Venezia pada Rabu malam tercipta berkat dua gol bunuh diri yang terjadi hanya dalam rentang dua menit di penghujung laga. Tambahan tiga poin membuat Nerazzurri menyamai perolehan Lazio di puncak dengan 25 poin, tepat sebelum derby Milan yang sudah dinanti akhir pekan ini.
Di San Siro, kejutan besar terjadi ketika Bologna mempermalukan tuan rumah Milan dengan skor 4-2. Trigol Samuel Mbangula menjadi mimpi buruk bagi Rossoneri, yang harus menelan kekalahan liga pertama mereka musim ini. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi pasukan Ruben Amorim jelang derby, terlebih setelah rentetan hasil tak terkalahkan mereka terhenti.
Venezia, yang baru mengoleksi tiga poin sepanjang musim, sebenarnya tampil lebih mengancam dan sempat memberi harapan akan kejutan. Klub promosi juara Serie B musim lalu itu sebelumnya sempat mengejutkan Napoli pada debut pelatih baru Davide Nicola. Namun, harapan tersebut sirna secara menyakitkan ketika Matias Moreno dan Redouane Halhal keliru mengantisipasi umpan silang dan mencetak gol ke gawang sendiri dalam waktu singkat.
Di kubu Milan, daftar cedera yang panjang—meliputi Adrien Rabiot, Diego Moreira, dan Mario Gila—membatasi pilihan Amorim. Pelatih asal Portugal itu juga memilih menyimpan Christian Pulisic dan Luka Modric di bangku cadangan. Keputusan tersebut tampak berisiko ketika Mbangula membuka keunggulan Bologna pada menit kedelapan, memanfaatkan kesalahan Arthur Theate. Namun, Milan sempat bangkit lewat dua gol Alphadjo Cisse, termasuk satu gol voli memanfaatkan umpan Fikayo Tomori.
Sayangnya, keunggulan Milan sirna dalam dua menit awal babak kedua. Davide Bartesaghi mencetak gol bunuh diri dari situasi tendangan bebas, sebelum Mbangula kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah mengontrol bola dengan tenang dan melepaskan tembakan ke gawang Mike Maignan. Pemain berusia 22 tahun itu melengkapi trigolnya empat menit sebelum bubaran, memanfaatkan kesalahan lini tengah Milan dan menaklukkan Maignan untuk ketiga kalinya.
"Kami kehilangan fokus di momen-momen krusial. Dua gol bunuh diri dan kesalahan individu tidak bisa ditoleransi di level ini," ujar Amorim dalam konferensi pers usai laga, seperti dikutip Sky Sport Italia.
Kemenangan Bologna ini tidak hanya mengangkat moral tim, tetapi juga mempertegas kerentanan Milan di lini belakang ketika beberapa pemain kunci absen. Sementara itu, hasil imbang 0-0 antara Parma dan Udinese—di mana penalti Adrian Bernabe digagalkan Maduka Okoye—menambah warna persaingan di papan tengah. Juventus dan Napoli akan melakoni laga tandang melawan Genoa dan Monza pada Rabu malam waktu setempat.
Di Jerman, Stuttgart lolos ke babak 32 Piala DFB setelah menang 1-0 atas Paderborn yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke-37. Gol kemenangan tercipta pada menit ke-90 melalui aksi Deniz Undav, mantan penyerang Brighton, yang memanfaatkan umpan Chris Fuehrich. Sementara itu, Freiburg juga menang dramatis 3-2 atas Wolfsburg berkat dua gol penyerang Jepang Keisuke Goto di 15 menit terakhir.
Namun, sepak bola Spanyol dilanda duka. Seluruh 24 pertandingan Copa del Rey yang dijadwalkan Rabu malam resmi ditunda sebagai bentuk penghormatan atas tragedi kereta api di Provinsi Toledo yang menewaskan sedikitnya 68 orang. Klub-klub La Liga seperti Alavés, Celta Vigo, Levante, Real Betis, dan Valencia harus menunda debut mereka di kompetisi domestik. Real Madrid, Barcelona, dan Atlético Madrid—yang baru akan masuk di babak 32 pada Desember—menyampaikan belasungkawa mendalam.
Bagi Inter, kemenangan ini memang membawa mereka kembali ke puncak, tetapi performa yang goyah melawan tim dasar klasemen menjadi peringatan jelang derby. Sementara Milan harus segera berbenah jika tidak ingin semakin tertinggal. Akankah derby akhir pekan menjadi titik balik bagi keduanya, atau justru memperlebar jurang di papan atas Serie A?



