Gladbach Akhiri Kutukan Tujuh Kekalahan, Stuttgart Terpuruk di Kandang
Baca dalam 60 detik
- Borussia Mönchengladbach meraih kemenangan perdana musim ini setelah menundukkan VfB Stuttgart 3-2 di MHPArena.
- Wael Mohya menjadi aktor kunci kebangkitan Gladbach dengan satu gol dan satu assist, menuai 51 persen suara Man of the Match.
- Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Stuttgart yang baru mengoleksi dua kemenangan dari tujuh laga, menambah tekanan pada pelatih Sebastian Hoeneß.

Borussia Mönchengladbach akhirnya memecah kebuntuan. Tiga poin pertama di Bundesliga musim ini diraih setelah menumbangkan tuan rumah VfB Stuttgart dengan skor 3-2 dalam laga pembuka pekan ketujuh di MHPArena, Jumat (4/10/2024). Kemenangan ini sekaligus menghindarkan Gladbach dari rekor kelam sebagai tim pertama yang kalah tujuh kali berturut-turut di awal musim.
Stuttgart sebenarnya memulai laga dengan sempurna. Ermedin Demirović membuka keunggulan pada menit kelima melalui tendangan voli dari jarak 25 meter yang sempat disentuh kiper Moritz Nicolas namun tetap bersarang di gawang. Gol itu tercatat sebagai peluang paling kecil menurut data xG, hanya empat persen. Tuan rumah mendominasi 30 menit pertama, tetapi Gladbach perlahan bangkit. Pada menit ke-38, umpan voli Zento Uno diselesaikan Joe Scally dengan sentuhan tumit cerdik untuk menyamakan kedudukan. Wael Mohya bahkan hampir membalikkan keadaan sebelum jeda, sayang tembakannya membentur mistar.
Memasuki babak kedua, Gladbach tampil lebih agresif. Mohya kembali menjadi inisiator. Ia merebut bola di sisi kiri dan mengirim umpan matang yang disambar Shuto Machino ke atap gawang. Stuttgart berupaya merespons dengan memasukkan Jamie Leweling, Deniz Undav, dan Bilal El Khannouss, tetapi justru Gladbach yang menambah keunggulan pada menit ke-66. Berawal dari kemelut di depan gawang, Scally menyodorkan bola kepada Mohya yang dengan mudah menanduknya dari jarak dekat. Demirović sempat memperkecil ketertinggalan lewat sundulan memanfaatkan umpan Leweling pada menit ke-83, namun Gladbach mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
Kemenangan ini tak lepas dari peran Mohya yang menjadi motor serangan Gladbach. Selain mencetak gol ketiga, ia juga melepaskan assist untuk gol Machino. Statistik menunjukkan Mohya memimpin dalam hal tembakan di antara rekan setimnya dan terlibat aktif dalam permainan cepat dan langsung yang membongkar pertahanan Stuttgart di paruh kedua.
Bagi Stuttgart, kekalahan ini memperpanjang tren buruk. Dari tujuh pertandingan, mereka baru meraih dua kemenangan dan menelan empat kekalahan. Posisi pelatih Sebastian Hoeneß pun mulai menjadi sorotan. Meski demikian, Hoeneß mencoba melihat sisi positif. "Kami menciptakan peluang, tetapi kurang efisien. Gladbach lebih klinis," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Bundesliga. Sementara itu, pelatih Gladbach Alexander Blessin mengapresiasi kerja keras timnya. "Para pemain menunjukkan karakter. Kami tidak menyerah meski tertinggal lebih dulu," kata Blessin.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Gladbach untuk bangkit dari keterpurukan. Mereka akan menghadapi laga berat berikutnya melawan tim papan atas, sementara Stuttgart harus segera menemukan konsistensi jika ingin bersaing di kompetisi Eropa. Pertanyaannya, apakah Gladbach mampu mempertahankan momentum ini, ataukah ini hanya secercah harapan di tengah musim yang panjang?



