Makoto Yukimura Pastikan Vinland Saga Season 3 Belum Digarap, Fans Harus Bersabar
Baca dalam 60 detik
- Makoto Yukimura secara terbuka menyatakan bahwa proyek anime Vinland Saga musim ketiga belum memasuki tahap produksi.
- Struktur komite produksi yang melibatkan beberapa perusahaan dinilai menjadi salah satu penyebab lambatnya kelanjutan serial ini.
- Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Kodansha maupun MAPPA, sehingga kepastian jadwal tayang masih abu-abu.

Harapan penggemar Vinland Saga untuk menyaksikan kelanjutan kisah Thorfinn tampaknya masih harus tertunda. Makoto Yukimura, kreator manga Vinland Saga, melalui akun X pribadinya baru-baru ini menanggapi pertanyaan seorang penggemar mengenai musim ketiga anime tersebut. Ia menyatakan bahwa proyek itu saat ini belum dalam tahap pengerjaan. Pernyataan ini menjadi pukulan bagi para penggemar yang telah menantikan kelanjutan serial sejak musim kedua berakhir pada 2023.
Vinland Saga sendiri merupakan salah satu judul yang mendapat pujian kritis tinggi, baik versi manga maupun anime. Adaptasi anime pertamanya diproduksi oleh Wit Studio pada 2019, sementara musim kedua dialihkan ke MAPPA dan tayang pada 2023. Sejak itu, spekulasi mengenai musim ketiga terus muncul, tetapi tidak ada konfirmasi resmi. Baik Kodansha sebagai penerbit manga maupun MAPPA sebagai studio animasi belum memberikan keterangan apa pun terkait status proyek ini.
Kisah Vinland Saga berlatarkan abad ke-11, mengikuti perjalanan Thorfinn, seorang pemuda yang menyaksikan ayahnya dibunuh oleh pemimpin kelompok Viking bernama Askeladd. Demi balas dendam, Thorfinn bergabung dengan kelompok Askeladd dan tumbuh menjadi perampok yang kejam. Namun, kematian Askeladd dalam sebuah plot politik membuat Thorfinn kehilangan arah hidup. Ia kemudian memilih menjadi budak di sebuah pertanian di Denmark, menemukan kedamaian, dan bertekad menjadi pasifis seperti ayahnya. Musim kedua ditutup dengan tekad Thorfinn untuk mencari Vinland, negeri legendaris yang diyakini bebas dari perang.
Meskipun demikian, perjalanan Thorfinn di layar kaca masih belum jelas ujungnya. Vinland Saga dikelola melalui sistem komite produksi, sebuah model umum dalam industri anime di mana beberapa perusahaan menggabungkan sumber daya untuk membiayai sebuah serial. Model ini memang memungkinkan proyek besar terwujud, tetapi sering kali menimbulkan lambatnya pengambilan keputusan dan potensi perbedaan kreatif di antara para pemangku kepentingan. MAPPA sendiri belakangan mulai beralih ke produksi in-house untuk beberapa judul, seperti Chainsaw Man yang dikerjakan bersama Netflix, tetapi Vinland Saga belum mengikuti jalur tersebut.
"Maaf kawan, tidak ada kabar baik soal itu. Proyeknya saat ini tidak sedang berjalan," tulis Yukimura dalam balasannya di X.
Bagi industri anime secara umum, pernyataan Yukimura ini memperlihatkan sisi lain dari bisnis hiburan Jepang yang kerap kali tidak transparan. Penggemar di Indonesia pun merasakan dampaknya. Vinland Saga memiliki basis penggemar yang cukup solid di Tanah Air, terutama di kalangan penikmat anime yang menyukai cerita bertema sejarah dan pendewasaan. Namun, tanpa kepastian produksi, harapan untuk melihat Thorfinn melanjutkan pelayaran ke Vinland harus ditahan. Fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa kesuksesan kritis sebuah serial tidak selalu berbanding lurus dengan kecepatan produksi sekuelnya.
Hingga saat ini, belum ada indikasi kapan atau apakah musim ketiga akan direalisasikan. Para penggemar hanya bisa berharap bahwa suatu saat nanti komite produksi akan memberikan lampu hijau. Sementara itu, manga Vinland Saga sendiri masih terus berlanjut, sehingga materi cerita untuk adaptasi anime sebenarnya sudah tersedia. Pertanyaannya, akankah ada kejutan dari MAPPA atau Kodansha dalam waktu dekat, ataukah kita harus bersiap menunggu lebih lama lagi?



