Holland Taylor dan Sarah Paulson: 12 Tahun Pacaran, Kok Tetap Pisah Rumah?
Baca dalam 60 detik
- Holland Taylor mengungkap alasan dirinya dan Sarah Paulson memilih tinggal di rumah terpisah meski sudah bersama sejak 2015.
- Pasangan ini mengaku jadwal kerja yang padat membuat mereka jarang berada di kota yang sama, sehingga cohabitation bukan prioritas.
- Keputusan hidup terpisah justru dinilai sebagai kunci keharmonisan hubungan jangka panjang mereka.

Holland Taylor, aktris senior berusia 83 tahun, buka suara soal keputusannya bersama Sarah Paulson untuk tidak tinggal serumah setelah lebih dari satu dekade menjalin hubungan. Dalam wawancara di The Drew Barrymore Show, Taylor menegaskan bahwa jarak fisik bukan tanda retaknya hubungan, melainkan konsekuensi dari tuntutan pekerjaan di industri hiburan.
Keduanya memang telah bersama sejak sekitar 12 tahun lalu, tepatnya setelah bertemu pada 2005 dan baru berpacaran satu dekade kemudian. Taylor menjelaskan bahwa ia memiliki apartemen di New York City, dan Paulson akan menginap di sana ketika sedang berada di kota tersebut. Sementara di Los Angeles, masing-masing memiliki rumah sendiri. Namun, Paulson saat ini tengah menempati rumah Taylor di LA karena rumah barunya belum selesai dibangun.
"Kami bersama sebanyak mungkin, karena pekerjaan terus memisahkan kami," ujar Taylor seperti dikutip dari acara tersebut. Ia menambahkan bahwa jika keduanya berada di New York pada waktu bersamaan, mereka akan tinggal bersama di apartemennya.
"Di LA, saya punya rumah terpisah dari dia, tapi rumah barunya belum bisa ditempati. Sudah hampir setahun dia tinggal di rumah saya di LA juga. Jadi kami bersama sebanyak yang diizinkan oleh geografi dan pekerjaan kami," jelas bintang Two and a Half Men itu.
Pernyataan ini melengkapi pengakuan Paulson pada 2024 lalu. Dalam podcast SmartLess, aktris berusia 51 tahun itu menyebut bahwa rahasia hubungan awet mereka adalah keputusan untuk tidak tinggal dalam satu atap. "Kami tidak tinggal bersama. Itu rahasianya. Kami menghabiskan banyak waktu bersama, tetapi tidak tinggal di rumah yang sama," kata Paulson saat itu.
Paulson juga sempat merenungkan bagaimana keputusan tersebut berkaitan dengan kepribadian Taylor yang telah lama hidup mandiri. "Mencapai usianya dan belum pernah benar-benar tinggal bersama seseorang untuk waktu yang lama—saya pikir itu berat juga untuk menerima saya dan segala 'ke-saya-an' saya di ruangnya," ujarnya. Ketika ditawari ide rumah dengan kamar terpisah, Paulson menolak. "Tidak, karena hal favorit saya adalah kami tertidur sambil bergandengan tangan. Saya suka tidur di dekatnya," tegasnya.
Fenomena pasangan selebritas yang memilih tinggal terpisah bukan hal baru di Hollywood. Model living apart together (LAT) kian lazim di kalangan profesional dengan mobilitas tinggi, termasuk di Indonesia. Meski belum sepopuler di Tanah Air, pola ini mulai diadopsi oleh pasangan pekerja kreatif dan eksekutif yang sering berpindah kota. bagi sebagian orang, memiliki ruang pribadi menjadi kunci untuk menjaga kesehatan mental dan kualitas hubungan.
Psikolog hubungan sering menekankan bahwa kedekatan emosional tidak selalu identik dengan kedekatan fisik. Dalam kasus Taylor dan Paulson, jadwal syuting yang padat dan lokasi kerja yang berpindah-pindah membuat mereka harus fleksibel. Alih-alih memaksakan satu atap, mereka memilih untuk mengoptimalkan waktu bersama ketika sedang di kota yang sama.
Ke depan, publik mungkin akan terus memantau apakah pasangan ini akan tetap mempertahankan model hubungan tersebut seiring bertambahnya usia. Yang jelas, bagi Taylor dan Paulson, kebersamaan tidak diukur dari alamat yang sama, melainkan dari komitmen untuk saling mendukung di tengah kesibukan masing-masing.



