McLaren Uji Konsep Mobil 2027 Lewat Upgrade Terakhir Musim 2026
Baca dalam 60 detik
- McLaren akan memakai tiga balapan tersisa untuk menguji komponen yang menjadi dasar mobil 2027.
- Tim asal Woking itu mengejar podium sekaligus mempertahankan posisi ketiga dari kejaran Red Bull.
- Stella menilai pengujian ini krusial karena pengembangan aerodinamika sudah mencapai titik kompleks.

McLaren memastikan paket pengembangan terakhir untuk mobil Formula 1 musim 2026 tidak sekadar menjadi senjata menutup musim, tetapi juga menjadi laboratorium uji bagi konsep fundamental yang akan dipakai pada mobil 2027. Kepala tim Andrea Stella mengungkapkan bahwa upgrade akan dikirim secara bertahap di Austin, Mexico City, dan Sao Paulo—tiga sirkuit dengan karakter berbeda—agar validasi data lebih menyeluruh.
Keputusan ini muncul saat McLaren berada di persimpangan: mereka masih berpeluang memperbaiki posisi di klasemen konstruktor, namun di saat yang sama harus mulai mengalihkan fokus ke regulasi teknis musim depan. Stella menyebut pengujian konsep dasar menjadi penting karena pengembangan aerodinamika mobil 2026 sudah memasuki fase matang dan rumit, sehingga risiko komponen gagal berfungsi lebih besar.
Menurut Stella, timnya ingin membuktikan beberapa prinsip aerodinamika yang kemungkinan besar akan menjadi fondasi mobil 2027. Ia menyadari bahwa setelah dua tahun pengembangan sejak awal 2025, perilaku mobil bisa sangat sensitif terhadap perubahan kecil. “Kami ingin menguji beberapa hal mendasar yang akan kami bawa ke tahun depan,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa situasi ini cukup menguntungkan karena Red Bull berada di sekitar mereka dalam perolehan poin namun unggul dalam hal daya saing.
“Kami berencana menghadirkan upgrade. Kami berharap itu bisa menutup celah dengan mobil terbaik dan membuat McLaren bersaing untuk podium secara sah. Apakah kami bisa menang? Itu akan terlihat di tiga balapan terakhir karena upgrade datang bertahap,” kata Stella.
Dengan posisi ketiga yang kini hanya terpaut tujuh poin dari Red Bull setelah GP Singapura, McLaren menghadapi tekanan ganda: mempertahankan posisi dari kejaran tim Milton Keynes sekaligus berusaha mengejar Ferrari yang masih kokoh di urutan kedua. Stella menegaskan bahwa pengembangan ini juga bagian dari upaya mengejar Scuderia, meski secara realistis target utama adalah memaksimalkan hasil di setiap balapan tersisa.
Bagi McLaren, tiga balapan terakhir menjadi ajang pembuktian bahwa tim mampu mengelola transisi teknis tanpa mengorbankan performa musim berjalan. Jika upgrade berhasil, mereka tidak hanya memperkuat posisi di klasemen, tetapi juga mendapatkan data berharga untuk pengembangan mobil 2027. Sebaliknya, jika ada komponen yang gagal, tim bisa segera melakukan koreksi sebelum musim depan dimulai.
Pertanyaannya, apakah McLaren mampu memanfaatkan momentum ini untuk menyalip Ferrari, atau justru harus bertahan dari gempuran Red Bull? Yang jelas, tiga balapan tersisa akan menjadi ujian sesungguhnya bagi strategi ganda tim asal Woking tersebut.



