Squid Game: The Experience Resmi Hadir di Jakarta, Pertama di Asia Tenggara
Baca dalam 60 detik
- Jakarta menjadi kota pertama di Asia Tenggara yang menghadirkan atraksi interaktif Squid Game: The Experience, menempati area permanen seluas lebih dari 1.900 meter persegi di Agora Mall, Thamrin Nine.
- Pengunjung dapat menjajal enam permainan ikonik dari serial Netflix, mulai dari Red Light, Green Light hingga Memory Steps, dengan sistem poin dan babak final di The Last Supper.
- Tiket reguler dibanderol Rp299.000–Rp349.000 per sesi, sementara paket VIP Experience seharga Rp149.000 menawarkan akses lounge, minuman gratis, dan diskon merchandise.

Jakarta mencatat sejarah baru dalam industri hiburan imersif. Pada 16 Oktober 2026, Squid Game: The Experience resmi dibuka untuk umum di Agora Mall, Thamrin Nine—menjadikan ibu kota sebagai kota pertama di Asia Tenggara yang menghadirkan atraksi resmi berbasis serial Netflix tersebut. Sebelumnya, pengalaman serupa telah beroperasi di New York, Madrid, Seoul, London, Sydney, dan Tokyo.
Berbeda dari pameran atau instalasi foto biasa, atraksi ini mengajak pengunjung benar-benar masuk ke dalam arena permainan. Setelah melewati pemindaian wajah dan Bunk Room, peserta dihadapkan pada enam tantangan yang menguji ketangkasan, konsentrasi, daya ingat, dan kerja sama tim. Setiap permainan dirancang dalam format kompetisi dengan perolehan poin yang menentukan siapa yang berhak melaju ke babak final.
Permainan pembuka yang paling mudah dikenali adalah Red Light, Green Light. Peserta harus bergerak saat aba-aba diberikan dan segera berhenti ketika lampu merah menyala. Aturan sederhana itu berubah menjadi ujian mental ketika tekanan suasana dan pengawasan ketat para Pink Guards membuat setiap gerakan terasa berisiko. Tantangan berlanjut ke Tug of War, Marbles, Memory Steps, dan Round & Round, sebelum enam peserta dengan skor tertinggi masuk ke The Last Supper untuk memperebutkan posisi juara.
Senior Executive Vice President Kingsmen Xperience Corey Redmond menegaskan bahwa setiap elemen atraksi dirancang untuk menerjemahkan nuansa serial ke dalam format interaktif. "Setiap bagian dari Squid Game: The Experience dirancang untuk membawa elemen-elemen yang dikenal penggemar dari serial ke dalam format interaktif, mulai dari lingkungan, permainan, hingga detail visual dan suara," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Setelah puas berkompetisi, pengunjung tidak langsung diarahkan keluar. Area Night Market/Young-Hee Playground menyediakan makanan dan minuman bertema Squid Game hasil kolaborasi dengan Akira Back Jakarta, sementara Squid Game Cafe menawarkan hidangan penutup bersama Oma Elly. Toko ritel juga hadir dengan merchandise eksklusif yang hanya dijual di lokasi. Ekosistem ini memperpanjang waktu tinggal pengunjung dan membuka peluang pendapatan tambahan di luar tiket masuk.
Chief Marketing Officer PT Vista Adhya Paragon (SideQuest Worlds) Garry Limanata menyebut kehadiran atraksi ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan hiburan baru bagi warga Jakarta, pelancong domestik, hingga wisatawan regional. "Peluncuran Squid Game: The Experience di Jakarta menjadi momen penting bagi kami dalam menghadirkan bentuk hiburan baru yang memungkinkan pengunjung tidak hanya mengenal sebuah cerita dari layar, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman tersebut secara langsung," kata Garry.
Bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia, proyek ini menjadi uji coba penting. Atraksi berbasis kekayaan intelektual global dengan tiket ratusan ribu rupiah menyasar segmen menengah ke atas dan wisatawan mancanegara. Jika respons pasar positif, model kemitraan antara pemegang lisensi internasional dan operator lokal berpotensi direplikasi untuk waralaba hiburan lain—mulai dari film, gim, hingga serial regional—sehingga Jakarta tidak lagi sekadar menjadi pasar penonton, tetapi juga tujuan wisata hiburan.
Pertanyaannya, apakah antusiasme awal akan bertahan setelah efek kebaruan mereda? Dengan harga tiket yang tidak murah dan kapasitas 26 sesi harian, keberlanjutan atraksi ini akan bergantung pada kemampuan pengelola menghadirkan pembaruan konten dan pengalaman yang membuat pengunjung kembali. Bagi penggemar serial, kesempatan mencoba langsung permainan yang selama ini hanya disaksikan di layar jelas menawarkan daya tarik tersendiri—dan kini, Jakarta menjadi salah satu kota yang bisa mewujudkannya.



