Melanie Walters Tersingkir dari Strictly Come Dancing, Kalah Dance-Off Meski Lawan Hanya Raih 15 Poin
Baca dalam 60 detik
- Aktris Gavin and Stacey, Melanie Walters, harus mengakhiri perjalanannya di Strictly Come Dancing setelah kalah dance-off dari Shaun Wright-Phillips.
- Ironi terjadi karena pasangan Shaun hanya mengantongi 15 poin untuk quickstep, sementara Melanie dan Aljaz dinilai lebih baik oleh sebagian juri.
- Keputusan ini memicu diskusi tentang format dance-off dan pengaruh suara penonton dalam kompetisi realitas BBC tersebut.

Melanie Walters, aktris berusia 64 tahun yang dikenal lewat serial Gavin and Stacey, resmi meninggalkan kompetisi dansa BBC, Strictly Come Dancing, pada akhir pekan lalu. Ia menjadi selebriti kedua yang tersingkir setelah kalah dalam dance-off melawan mantan pesepakbola Shaun Wright-Phillips.
Keputusan tersebut diumumkan setelah kedua pasangan menampilkan ulang tarian mereka di hadapan dewan juri. Melanie dan pasangan profesionalnya, Aljaz Skorjanec, membawakan Charleston yang sebelumnya kurang memuaskan juri. Sementara Shaun dan Alexis Warr menampilkan quickstep yang hanya mendapatkan nilai 15 poinโangka terendah di antara peserta yang masih bertahan.
Meski secara teknis Shaun tertinggal jauh, dewan juri memilih menyelamatkannya. Juri Craig Revel Horwood secara terang-terangan mengaku tidak menyukai penampilan Melanie. Sedangkan Motsi Mabuse memberikan dukungan moral dengan memintanya terus berusaha. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan juri, dan Melanie harus mengucapkan selamat tinggal.
Usai tersingkir, Melanie mengaku sudah menduga hasil tersebut. "Saya pikir saya akan keluar minggu lalu, jadi ini minggu bonus tambahan," ujarnya. Aljaz pun memberikan penghormatan dengan menyebut Melanie sebagai pribadi yang profesional dan menyenangkan selama latihan.
Kontroversi kecil muncul karena keputusan juri dianggap tidak konsisten dengan skor yang diberikan. Publik pun mempertanyakan apakah dance-off benar-benar mengukur kualitas tarian atau lebih pada narasi dan popularitas. Sejumlah penggemar menyayangkan tersingkirnya Melanie, mengingat penampilannya dinilai lebih baik dari Shaun.
Strictly Come Dancing sendiri merupakan salah satu acara realitas paling sukses di Inggris, dengan format yang menggabungkan selebriti dengan penari profesional. Acara ini telah melahirkan banyak momen viral dan meningkatkan karier para pesertanya. Namun, kontroversi seputar penjurian dan voting bukan hal baru. Beberapa musim sebelumnya juga diwarnai protes serupa.
Bagi Melanie, pengalaman ini tetap berkesan. Ia mengaku telah lama menjadi penggemar berat acara tersebut dan merasa terhormat bisa tampil di atas panggung ballroom. "Saya tidak sabar untuk mengambil bagian dalam acara yang sangat ikonik iniโsangat menyenangkan," ujarnya sebelum kompetisi dimulai.
Ke depannya, Strictly Come Dancing akan terus bergulir dengan peserta yang tersisa. Pertanyaannya, akankah juri mengubah pendekatan mereka dalam menilai dance-off, atau justru mempertahankan kontroversi sebagai bumbu kompetisi? Yang jelas, penonton setia akan terus menyoroti setiap keputusan yang dianggap tidak adil.



