Metaphor: ReFantazio Tantang Dominasi GTA 6 di Nintendo Switch 2
Baca dalam 60 detik
- Metaphor: ReFantazio versi Nintendo Switch 2 akan dirilis pada 12 November, bertepatan dengan dimulainya preload digital GTA 6.
- Game RPG ini telah meraih banyak penghargaan, termasuk Best RPG 2024 dan skor Metacritic 94, menjadikannya pesaing serius di bulan yang didominasi GTA 6.
- Keputusan merilis berdekatan dengan GTA 6 menunjukkan keberanian Studio Zero dan berpotensi menguntungkan bagi pemain Switch 2 yang mencari alternatif.

Industri game global akan menyaksikan duel menarik pada November mendatang. Di tengah euforia menantikan Grand Theft Auto 6 yang dijadwalkan rilis 19 November, sebuah game RPG berprestasi justru nekat meluncurkan versi barunya di tanggal yang hampir berdekatan. Metaphor: ReFantazio akan hadir di Nintendo Switch 2 pada 12 November, tepat ketika preload digital GTA 6 mulai dibuka.
Keputusan ini terbilang berani mengingat besarnya bayang-bayang GTA 6, yang telah dinanti lebih dari satu dekade sejak seri utamanya terakhir muncul pada 2013. Namun, bagi Studio Zero selaku pengembang, langkah ini bukan tanpa perhitungan. Metaphor: ReFantazio bukan judul sembarangan; game ini telah mengantongi berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Best Roleplaying Game of the Year 2024 dan Japan Game Awards 2025, serta mencatat skor Metacritic 94.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran Metaphor: ReFantazio di Switch 2 berpotensi memperluas basis penggemar RPG di Tanah Air. Nintendo Switch 2 sendiri belum resmi dipasarkan secara luas di Indonesia, tetapi komunitas gamer Tanah Air dikenal adaptif terhadap konsol portabel. Jika harga dan ketersediaan memadai, game ini bisa menjadi daya tarik tambahan bagi adopsi konsol anyar tersebut.
Dari sisi cerita, Metaphor: ReFantazio menawarkan premis yang khas: berlatar di United Kingdom of Euchronia, kisahnya dimulai dengan terbunuhnya raja dan memicu turnamen kerajaan untuk memilih penguasa baru. Pemain berperan sebagai Will, seorang pemuda yang terjun dalam kompetisi tersebut. Kombinasi narasi politik dan elemen fantasi ini menjadi salah satu daya tarik utama, terutama bagi penggemar RPG naratif.
"Setiap elemen seni dan desain visual Metaphor: ReFantazio terasa sangat detail. Karakter tampil dengan kostum memukau yang menonjolkan sayap malaikat atau ekor anjing dari suku mereka. Ada tiga gaya animasi karakter—animasi dalam dunia, percakapan cel-shaded, dan beberapa bagian animasi penuh untuk momen paling spektakuler—dan semuanya indah," tulis Chelsea Stark, penulis Polygon, dalam ulasannya pada 2024.
Meski demikian, tantangan terbesar tetaplah menarik perhatian di tengah hype GTA 6 yang luar biasa. Namun, strategi merilis berdekatan bisa jadi pedang bermata dua: di satu sisi, game ini bisa terpinggirkan oleh sorotan media; di sisi lain, momentum preload GTA 6 justru dapat meningkatkan lalu lintas digital dan eksposur tambahan bagi Metaphor.
Ke depan, keberhasilan Metaphor: ReFantazio di Switch 2 akan menjadi indikator apakah pasar konsol Nintendo masih memiliki ruang bagi game pihak ketiga yang berani bersaing dengan raksasa industri. Jika sukses, bukan tidak mungkin Studio Zero dan pengembang lain akan semakin agresif menjadwalkan rilis di periode-periode padat.



