Verstappen Keluhkan Sirkuit Austin 'Sangat Bergelombang', Singgung 'Tulang Baru'
Baca dalam 60 detik
- Max Verstappen memperingatkan bahwa Circuit of the Americas (COTA) memiliki permukaan yang sangat bergelombang jelang GP Amerika Serikat.
- Meski meraih dua kemenangan beruntun, Verstappen menolak sesumbar dan memilih fokus balapan per balapan.
- Dengan enam seri tersisa, ia hanya terpaut delapan poin dari Hamilton di posisi ketiga klasemen pembalap.

Max Verstappen tidak sedang membicarakan peluang juara atau strategi tim. Jelang Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of the Americas (COTA), pembalap Red Bull itu justru menyoroti kondisi aspal yang ia nilai luar biasa bergelombang. Dalam sesi konferensi pers usai GP Singapura, ia bahkan berkelakar bahwa dirinya mungkin perlu memesan tulang punggung baru atau menjelma seperti Robocop setelah balapan akhir pekan nanti.
Ucapan itu bukan tanpa dasar. Verstappen sempat menyaksikan gelaran World Endurance Championship (WEC) di sirkuit yang sama dan melihat sendiri bagaimana mobil-mobil prototipe berguncang hebat di beberapa tikungan. Baginya, COTA akan menjadi ujian fisik dan teknis yang berbeda dari biasanya, terutama bagi para pembalap yang harus menahan getaran berulang selama puluhan lap.
Meski datang dengan modal dua kemenangan beruntun di Bahrain dan Singapura, Verstappen enggan mengumbar target tinggi. Ia menegaskan bahwa setiap sirkuit memiliki karakter unik dan ia memilih untuk menjalani musim ini secara bertahap. "Saya tidak ingin mengatakan sekarang bahwa saya akan berada di pertarungan di Austin," ujarnya, seraya menambahkan bahwa ia akan mengevaluasi performa begitu sesi latihan dimulai.
Kekhawatiran Verstappen tidak berhenti pada kondisi aspal. Ia juga menyoroti tantangan berikutnya di GP Meksiko, yang memiliki altitude tinggi dan berpotensi membuat suhu mesin bekerja lebih ekstrem. Menurutnya, performa power unit dan perilaku mobil di ketinggian akan menjadi variabel yang sulit diprediksi. "Ada banyak hal yang bisa benar atau salah di balapan-balapan itu," kata pembalap asal Belanda tersebut.
Bagi Red Bull, dua kemenangan terakhir menjadi sinyal positif setelah periode naik-turun. Namun, Verstappen tetap berhati-hati karena COTA dan Meksiko menuntut pendekatan teknis yang berbeda, mulai dari pengaturan suspensi hingga pendinginan mesin. Tim asal Milton Keynes itu perlu memastikan mobil RB21 mampu beradaptasi dengan cepat di kedua sirkuit tersebut.
"Dari apa yang saya lihat di WEC, sirkuitnya sangat bergelombang. Ya ampun, saya mungkin perlu memesan tulang punggung baru setelah akhir pekan atau menjadi seperti Robocop. Gila," ujar Verstappen.
Dengan enam balapan tersisa, persaingan di klasemen pembalap masih terbuka. Verstappen saat ini berada di posisi keempat, tetapi jarak dengan Hamilton dan Russell tidak terpaut jauh. Jika ia mampu mempertahankan momentum, bukan tidak mungkin posisinya melesat. Namun, tantangan gelombang di Austin bisa menjadi batu sandungan pertama sebelum memasuki rangkaian balapan akhir musim.
Pertanyaannya, apakah Red Bull dan Verstappen mampu mengubah keluhan tentang kondisi sirkuit menjadi performa solid, atau justru terpeleset di trek yang menuntut ketahanan fisik ekstra? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa hari ke depan.



