Iraola Ubah Formasi Liverpool Hadapi Tottenham, Mamardashvili Siap Unjuk Gigi
Baca dalam 60 detik
- Manajer Liverpool, Andoni Iraola, mengonfirmasi akan melakukan perubahan starting XI saat menjamu Tottenham Hotspur, dengan Giorgi Mamardashvili dipastikan tampil sebagai penjaga gawang.
- Keputusan ini diambil setelah hasil imbang tanpa gol melawan Fulham menuai kritik, terutama karena Liverpool kesulitan menekan tinggi dan menciptakan peluang.
- Laga melawan Tottenham menjadi kesempatan bagi Mamardashvili untuk membuktikan kualitasnya, terlebih kontrak Alisson akan berakhir pada 2027 dan Liverpool tengah menyiapkan regenerasi di posisi kiper.

Manajer Liverpool, Andoni Iraola, memastikan akan melakukan rotasi saat timnya menjamu Tottenham Hotspur pada laga lanjutan Liga Inggris, Rabu dini hari WIB. Perubahan paling mencolok terjadi di posisi penjaga gawang: Giorgi Mamardashvili akan dipercaya tampil untuk pertama kalinya musim ini, menggantikan Alisson Becker yang selama ini menjadi pilihan utama.
Keputusan tersebut diambil Iraola setelah Liverpool ditahan imbang tanpa gol oleh Fulham pada akhir pekan lalu. Hasil itu terasa mengecewakan, terlebih sebelumnya Liverpool baru saja meraih kemenangan atas Atletico Madrid di Liga Champions. Iraola pun mengakui bahwa laga melawan Fulham adalah penampilan paling mengecewakan sejak ia menangani The Reds.
"Kami tidak cukup baik, terutama dalam menyerang. Ini adalah langkah mundur," ujar Iraola seperti dikutip dari konferensi pers.
Pelatih asal Spanyol itu menyoroti penyebab utama kesulitan Liverpool menciptakan peluang: kegagalan memenangkan bola di area tinggi. Menurutnya, ketika bola lebih sering direbut di daerah sendiri, tim lawan memiliki lebih banyak pemain di belakang bola sehingga ruang untuk menyerang menjadi sempit. Ia menekankan bahwa sistemnya mengandalkan pressing tinggi dan transisi cepat, yang membutuhkan perebutan bola sedini mungkin.
Selain perubahan di bawah mistar, Iraola juga memberikan kabar terkini mengenai kondisi pemain. Joe Gomez sudah kembali berlatih penuh dan berpeluang tampil melawan Tottenham. Sementara itu, Conor Bradley masih menjalani latihan terpisah dan diperkirakan belum bisa bergabung dengan tim utama dalam waktu dekat. Bek asal Italia, Giovanni Leoni, dikabarkan lebih dekat untuk kembali berlatih bersama skuad utama.
Keputusan menurunkan Mamardashvili bukan tanpa alasan. Iraola mengaku sangat mengagumi kualitas kiper berpostur 196 cm tersebut. Ia bahkan mengungkapkan bahwa sempat mencoba merekrutnya untuk Bournemouth sebelum menangani Liverpool. "Bagi saya, dia kiper yang sangat baik dan dia akan menjadi starter," tegas Iraola.
Bagi Mamardashvili, laga melawan Tottenham adalah peluang emas untuk membuktikan diri. Musim lalu, ia tampil kurang meyakinkan ketika diberi kesempatan. Namun, dengan kontrak Alisson yang akan habis dalam tiga tahun dan kedatangan Brughmans yang kian dekat, kiper berusia 25 tahun itu perlu menunjukkan bahwa ia layak menjadi penerus jangka panjang di Anfield.
Dari kubu Tottenham, laga ini juga menjadi ujian tersendiri. Mereka akan menghadapi Liverpool yang diprediksi tampil lebih menyerang dan agresif setelah kritik atas performa melawan Fulham. Tottenham harus waspada terhadap pressing tinggi yang akan diterapkan tuan rumah, serta potensi kebangkitan Mamardashvili yang ingin membuktikan diri.
Pertanyaan besarnya: apakah perubahan ini akan membawa Liverpool kembali ke jalur kemenangan, atau justru menambah tekanan pada Iraola? Jawabannya akan terlihat dalam 90 menit di Anfield.



