Lisa BLACKPINK Ungkap Ketakutan di Balik Karier Solo: 'Awalnya Saya Tak Tahu Harus Mulai dari Mana'
Baca dalam 60 detik
- Lisa menceritakan bahwa keputusan menempuh jalur solo sempat membuatnya ragu dan cemas karena harus menentukan arah tanpa arahan orang lain.
- Ia menyebut jadwal tur BLACKPINK yang tanpa henti sebagai pemicu kelelahan mental, yang membuat seluruh personel memilih rehat sejenak.
- Setelah merilis album Alter Ego dan melebarkan sayap ke dunia akting, Lisa merasa karier solonya baru saja dimulai dan siap menghadapi tantangan baru.

Lisa, personel BLACKPINK, mengungkapkan bahwa keputusan untuk menempuh karier solo bukanlah hal yang mudah. Dalam wawancara dengan Variety, penyanyi berusia 29 tahun itu mengaku sempat diliputi rasa takut dan kebingungan saat harus menentukan langkah sendiri setelah bertahun-tahun bersama grup.
"Saya sempat merasa takut karena tidak tahu harus mulai dari mana," ujarnya, seraya menambahkan bahwa selama ini ia selalu bekerja dalam kerangka grup yang sudah teruji. "Tidak ada yang memberi tahu apa yang harus dilakukan, dan saya sendiri yang harus memilih jalan berikutnya."
Lisa merilis album solo perdananya, Alter Ego, pada 2025. Ia mengakui bahwa proses kreatif solo memberinya ruang untuk belajar banyak hal secara mandiri. "Saya mencoba selangkah demi selangkah, perlahan-lahan mendapatkan kepercayaan diri, dan belajar banyak hal sendiri. Ini perjalanan yang luar biasa, dan saya merasa karier solo saya baru saja dimulai," tuturnya.
Di balik kesuksesan itu, Lisa mengungkapkan bahwa jadwal tur BLACKPINK yang padat membuat para personel mengalami kelelahan fisik dan mental. "Dengan BLACKPINK, kami bekerja tanpa henti dan terus tur," katanya. "Alasan kami mengambil jeda adalah karena jika melakukan sesuatu terlalu lama, Anda akan mengalami kelelahan. Bukan hanya sayaโkami semua merasa butuh istirahat."
Alih-alih sekadar berhenti, Lisa memilih untuk memanfaatkan waktu jeda dengan menantang diri sendiri. "Saya bisa saja tidak melakukan apa-apa dan berkeliling dunia, tapi saya memilih istirahat beberapa bulan lalu berpikir, 'Saya ingin lebih! Saya ingin menantang diri sendiri.' Saya suka tantangan dan ingin tahu apa yang bisa saya lakukan sendiri, itulah mengapa tahun yang gila ini terjadi," jelasnya.
"Saya merasa karier solo saya baru saja dimulai." โ Lisa
Karier solo Lisa tidak hanya di dunia musik. Ia juga terjun ke dunia akting melalui Tygo, spin-off dari franchise Extraction. Langkah ini menegaskan ambisinya untuk mengeksplorasi berbagai bidang seni.
Bagi industri hiburan Indonesia, kisah Lisa menjadi cermin bahwa transisi dari grup ke solo memerlukan kesiapan mental dan strategi yang matang. Fenomena ini juga menyoroti pentingnya manajemen kesehatan mental di tengah tekanan industri yang menuntut produktivitas tinggi. Di Indonesia, beberapa artis yang beralih ke jalur solo juga menghadapi tantangan serupa, seperti menentukan identitas musik dan membangun basis penggemar sendiri.
Ke depan, Lisa diperkirakan akan terus mengembangkan karier solonya, baik di musik maupun akting. Sementara itu, BLACKPINK masih menjadi salah satu grup K-pop paling berpengaruh di dunia, dan kembalinya mereka ke panggung bersama selalu dinantikan penggemar. Apakah Lisa akan semakin fokus pada proyek solo, atau tetap menyeimbangkan keduanya? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: ia tidak takut lagi untuk melangkah sendiri.



