Pio Esposito Perpanjang Kontrak di Inter hingga 2032: 'Ini Titik Awal, Bukan Akhir'
Baca dalam 60 detik
- Penyerang muda Inter Milan, Pio Esposito, resmi menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2032 setelah tampil impresif bersama tim utama.
- Esposito mengungkapkan peran besar Cristian Chivu dalam perkembangannya, dari level U-14 hingga promosi ke tim senior.
- Kontrak jangka panjang ini menegaskan rencana Inter menjadikan Esposito sebagai pilar masa depan lini serang Nerazzurri.

Inter Milan resmi mengunci masa depan penyerang mudanya, Pio Esposito, dengan kontrak anyar yang berlaku hingga 2032. Bagi pemain 22 tahun itu, momen penandatanganan bukan sekadar formalitas, melainkan tonggak emosional yang ia yakini sebagai awal dari perjalanan panjang, bukan garis akhir.
Sejak kembali ke skuad utama Nerazzurri, Esposito telah mencatatkan 10 gol dan dua trofi. Angka itu menjadi bukti kepercayaan klub yang dijawab dengan performa konsisten. Namun, di balik statistik, ada sosok yang ia anggap berjasa besar: Cristian Chivu, pelatih yang membimbingnya sejak level U-14.
"Ini jelas sesuatu yang sangat emosional. Saat masuk mobil untuk datang ke sini, perutku seperti ada kupu-kupu," ujar Esposito kepada kanal resmi Inter, seperti dikutip CalcioMercato. "Saya merasa ini tonggak penting bagi hidup dan karierku, meski sama sekali bukan titik akhir. Ini titik awal untuk terus bekerja seperti ini."
Hubungan Esposito dan Chivu memang telah terbangun lama. Keduanya pertama kali bekerja sama di tim U-14, kemudian kembali bertemu di level Primavera, hingga akhirnya bersatu di tim utama. Bagi Esposito, kehadiran Chivu memberinya kesempatan yang selama ini ia impikan.
"Saya juga menjalani U-14 bersama Mister Chivu. Dia selalu memiliki keyakinan besar pada saya, jadi bertemu lagi di tim utama sangat penting. Dia memberi saya kesempatan yang saya impikan sepanjang hidup," jelas Esposito. "Saya senang sejauh ini bisa membalas kepercayaannya, dan saya berharap bisa terus melakukannya."
Meski produktif, Esposito menolak memasang target angka gol tertentu. Ia lebih memilih fokus pada peningkatan diri, baik sebagai pemain maupun pribadi. "Saya tidak suka memberi angka pasti soal gol atau statistik. Yang penting adalah terus berkembang, tidak pernah puas," tegasnya.
Dukungan suporter juga menjadi energi tersendiri bagi Esposito. Ia mengaku tersentuh dengan sambutan luar biasa sejak hari pertama kembali ke tim utama. "Saya berterima kasih kepada mereka. Sejak hari pertama, saya disambut dengan cara yang luar biasa. Saya sangat senang bisa melanjutkan petualangan ini bersama," tuturnya.
Keputusan Inter mengikat Esposito hingga 2032 menunjukkan arah strategis klub: membangun skuad jangka panjang dengan pemain muda potensial. Langkah ini juga menjadi sinyal bagi klub-klub Eropa bahwa Inter tidak akan melepas aset mudanya dengan mudah. Bagi pengamat, kontrak sepanjang ini adalah bentuk proteksi nilai pemain sekaligus investasi masa depan.
Di tengah persaingan Serie A yang kian ketat, kehadiran pemain muda seperti Esposito menjadi aset berharga. Pertanyaannya, akankah ia mampu memenuhi ekspektasi besar yang kini disematkan di pundaknya? Dengan dukungan Chivu dan kepercayaan klub, jalan Esposito untuk menjadi ikon baru Inter tampaknya baru saja dimulai.


