Boulaye Dia Resmi ke Rennes: Lazio Ubah Skema Transfer di Menit Akhir
Baca dalam 60 detik
- Lazio melepas Boulaye Dia ke Rennes dengan skema pinjaman senilai €2 juta plus opsi pembelian €9 juta, bukan penjualan langsung seperti perkiraan awal.
- Kesepakatan diteken tepat sebelum penutupan bursa transfer, dengan opsi berubah menjadi kewajiban jika syarat tertentu terpenuhi.
- Kepindahan ini menandai akhir karier Dia di Serie A setelah dua musim bersama Lazio, dengan torehan 14 gol dan 6 assist dalam 81 laga.

Lazio secara resmi melepas penyerang asal Senegal, Boulaye Dia, ke Stade Rennais pada hari terakhir bursa transfer musim panas. Namun, alih-alih penjualan langsung senilai sekitar €10 juta seperti yang sempat diberitakan, kedua klub sepakat menggunakan skema pinjaman dengan opsi pembelian yang bisa berubah menjadi kewajiban. Langkah ini diambil di menit-menit akhir, tepat sebelum tenggat waktu pukul 19.00 waktu setempat di Italia dan Prancis.
Menurut laporan dari sumber di Prancis, Rennes akan membayar biaya pinjaman sebesar €2 juta, dengan opsi untuk mempermanenkan Dia dengan tambahan €9 juta. Jika syarat-syarat tertentu terpenuhi, opsi tersebut otomatis berubah menjadi kewajiban, sehingga total nilai transfer bisa mencapai €11 juta. Skema ini berbeda dari perkiraan awal yang menyebutkan kesepakatan langsung senilai €10 juta termasuk bonus, seperti yang dilaporkan Sky Sport Italia.
Bagi Lazio, keputusan ini tampaknya merupakan kompromi untuk memfasilitasi kepergian pemain yang sudah tidak masuk rencana utama tim. Dengan kontrak yang masih berjalan, Lazio berharap dapat mengurangi beban gaji dan mendapatkan pemasukan meski tidak langsung. Sementara itu, Rennes mendapatkan fleksibilitas finansial dengan membayar di muka lebih kecil, namun tetap mengunci pemain berusia 29 tahun tersebut hingga akhir musim.
Dia sendiri tiba di Italia pada musim panas 2022 ketika Salernitana menebusnya dari Villarreal dengan biaya €14,4 juta. Dua tahun berselang, ia pindah ke Lazio, klub saudara Salernitana, dengan nilai transfer €11,3 juta. Selama berseragam biru langit, Dia mencatatkan 14 gol dan 6 assist dalam 81 penampilan di semua kompetisi. Meski sempat menjadi andalan, performanya musim lalu menurun seiring perubahan taktik dan persaingan di lini depan.
Kepergian Dia menambah daftar pemain Afrika yang hijrah ke Ligue 1, yang belakangan menjadi tujuan menarik bagi pemain yang ingin bermain di liga top Eropa. Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan ini juga menarik dicermati karena Rennes kerap menjadi batu loncatan pemain muda dan senior untuk bersinar di Eropa. Kehadiran Dia diharapkan bisa menambah daya gedor tim asal Brittany itu yang musim lalu kesulitan di papan tengah.
Keputusan Rennes untuk merekrut Dia dengan skema bertingkat menunjukkan strategi klub yang lebih hati-hati dalam belanja pemain. Di tengah regulasi financial fair play yang semakin ketat, klub-klub Eropa mulai mengandalkan struktur pembayaran yang fleksibel. Bagi Lazio, ini juga menjadi pelajaran berharga: investasi sebesar €11,3 juta tidak selalu berbanding lurus dengan performa di lapangan.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Dia bisa kembali menemukan ketajamannya di Ligue 1, atau justru akan menjadi pemain yang terlupakan setelah meninggalkan Italia. Dengan usia yang hampir 30 tahun, ini bisa menjadi kesempatan terakhirnya untuk membuktikan diri di level tertinggi. Sementara itu, Lazio akan memantau perkembangan Dia dari jauh, berharap opsi pembelian benar-benar dieksekusi agar dana segar bisa digunakan untuk belanja pemain baru di bursa berikutnya.



