Sunderland Amankan Danso dari Tottenham, Langkah Berani Menuju Eropa
Baca dalam 60 detik
- Sunderland resmi meminjam bek Austria Kevin Danso dari Tottenham dengan opsi pembelian permanen senilai ยฃ22,5 juta jika bertahan di Premier League.
- Kedatangan Danso menjadi sinyal ambisi Sunderland yang musim depan akan tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak 1973.
- Di sisi lain, Tottenham bergerak cepat mendatangkan Tosin Adarabioyo dan Mykhailo Mudryk dari Chelsea di hari terakhir bursa transfer.

Klub promosi Premier League, Sunderland, resmi mengumumkan kedatangan bek timnas Austria, Kevin Danso, dengan status pinjaman dari Tottenham Hotspur hingga akhir musim. Langkah ini menjadi bagian dari rencana besar The Black Cats untuk bersaing di papan atas dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Eropa yang sudah lama dinanti.
Kesepakatan ini menelan biaya pinjaman sebesar ยฃ2,5 juta, dengan klausul pembelian permanen senilai ยฃ22,5 juta yang akan aktif secara otomatis jika Sunderland berhasil mempertahankan statusnya di kasta tertinggi Inggris musim depan. Dengan kata lain, manajemen Sunderland tidak main-main dalam membangun skuad kompetitif di bawah arahan pelatih Regis Le Bris.
Danso, yang kini berusia 27 tahun, bukanlah nama asing di pentas Eropa. Sebelum bergabung dengan Tottenham pada Januari 2025 dari RC Lens, ia telah mencatatkan 52 penampilan bersama Spurs dan ikut mengantarkan timnya meraih gelar Liga Europa 2025. Pengalaman bermain di kompetisi antarklub Eropa ini diyakini akan menjadi aset berharga bagi Sunderland yang terakhir kali tampil di Eropa pada 1973.
โSaya sangat senang berada di sini dan tidak sabar untuk segera memulai. Sunderland adalah klub besar dengan ambisi besar, dan saya antusias menjadi bagian dari apa yang sedang kami bangun musim ini,โ ujar Danso dalam pernyataan resminya. Pernyataan ini menegaskan bahwa sang pemain melihat proyek Sunderland sebagai langkah maju dalam kariernya, bukan sekadar pelarian dari bangku cadangan.
Kepergian Danso dari Tottenham terjadi di tengah aktivitas bursa transfer yang intensif. Spurs, yang dilatih Roberto de Zerbi, dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk merekrut bek Tosin Adarabioyo. Bek berusia 28 tahun itu sebelumnya menimba ilmu di akademi Manchester City sebelum pindah ke Fulham pada 2020, lalu bergabung dengan Chelsea pada 2024. Selama di Stamford Bridge, Adarabioyo telah tampil lebih dari 70 kali di semua kompetisi dan mempersembahkan gelar Conference League serta Piala Dunia Antarklub.
Selain Adarabioyo, Tottenham juga dikabarkan tengah mengejar penyerang Chelsea, Mykhailo Mudryk, sebelum tenggat waktu bursa transfer ditutup. Jika kedua transfer ini terealisasi, Spurs akan melakukan perombakan signifikan di lini belakang dan sayap, sekaligus melepas pemain yang tidak masuk dalam rencana jangka panjang pelatih.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Sunderland di bursa transfer ini menarik untuk disimak. Klub yang berbasis di timur laut Inggris tersebut memiliki basis penggemar yang besar, termasuk di Asia Tenggara. Kehadiran Danso diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton Indonesia yang kerap mengikuti perkembangan Premier League. Selain itu, langkah Sunderland menunjukkan bahwa klub-klub promosi kini berani berinvestasi besar demi mengamankan tempat di papan tengah, sebuah tren yang juga mulai terlihat di kompetisi domestik Indonesia.
Dengan sisa waktu bursa transfer yang semakin menipis, keputusan Tottenham untuk melepas Danso dan mendatangkan pemain baru akan menjadi penentu kedalaman skuad mereka untuk paruh kedua musim. Sementara itu, Sunderland berharap Danso dapat langsung beradaptasi dan menjadi pilar pertahanan yang kokoh. Pertanyaannya, mampukah Danso membawa Sunderland tidak hanya bertahan di Premier League, tetapi juga bersaing di kompetisi Eropa yang akan dijalaninya musim depan? Hanya waktu yang akan membuktikan.



