Fiorentina Resmi Rekrut Beto dari Everton: Investasi €18 Juta demi Gantikan Moise Kean
Baca dalam 60 detik
- La Viola mengamankan jasa penyerang asal Portugal itu dengan nilai transfer mencapai €18 juta pada hari pamungkas bursa transfer Serie A.
- Kedatangan Beto menjadi jawaban atas kepergian Moise Kean yang dilego ke Como dengan total paket €40 juta, termasuk kewajiban pembelian.
- Dengan total belanja mendekati €150 juta, Fiorentina menunjukkan ambisi besar untuk bersaing di papan atas Liga Italia musim ini.

Fiorentina resmi mengumumkan penandatanganan penyerang tengah asal Portugal, Beto, dari Everton pada hari terakhir bursa transfer Serie A. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar La Viola untuk memperkuat lini serang setelah ditinggal Moise Kean yang hengkang ke Como.
Menurut laporan yang beredar di Italia dan Inggris, Fiorentina menebus Beto dengan total paket senilai €18 juta. Pemain berusia 28 tahun itu sebelumnya menjalani tiga musim di Premier League bersama The Toffees, setelah direkrut dari Udinese dengan nilai €30 juta pada musim panas 2023. Selama berseragam Everton, Beto mencatatkan 20 gol dari 99 penampilan di semua kompetisi, dengan rincian sembilan gol pada musim 2025-2026 dan delapan gol pada musim sebelumnya.
Kedatangan Beto tidak lepas dari keputusan Fiorentina melepas Moise Kean ke Como dengan skema pinjaman yang disertai kewajiban membeli senilai €40 juta. Kepergian Kean meninggalkan lubang besar di lini depan, dan manajemen klub menilai Beto sebagai sosok yang tepat untuk mengisi peran tersebut. Sebelum pindah ke Inggris, Beto sudah membuktikan ketajamannya di Serie A dengan mencetak 10 gol pada musim 2022-2023 dan 11 gol pada musim 2021-2022 bersama Udinese.
Bursa transfer musim panas ini menjadi salah satu yang paling sibuk dalam sejarah Fiorentina. Selain Beto, klub asal Tuscany itu juga mendatangkan sejumlah nama baru seperti Christ Inao Oulai dari Trabzonspor, Arthur Atta dari Udinese, Mateo Pellegrino dari Parma, Viery dari Gremio, Victor Caldepenas dari Real Madrid, Alieu Njie dari Fiorentina, Alex Jimenez dari AFC Bournemouth, Joao Mario dari Juventus, Radu Dragusin dari Tottenham, dan Franco Mastantuono dari Real Madrid. Bahkan, Wilfried Gnonto dikabarkan akan segera bergabung dengan status pinjaman plus opsi pembelian dari Leeds United.
Bagi pengamat sepak bola Italia, agresivitas Fiorentina di bursa transfer menunjukkan ambisi mereka untuk kembali bersaing di papan atas Serie A. Dengan skuad yang semakin dalam, La Viola tidak hanya membidik tiket Eropa, tetapi juga berpotensi mengganggu dominasi klub-klub besar seperti Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana para pemain anyar ini bisa beradaptasi dengan cepat, terutama Beto yang harus kembali membiasakan diri dengan ritme permainan Italia setelah tiga tahun di Inggris.
Di sisi lain, keputusan Everton melepas Beto dengan harga lebih murah dari nilai belinya menunjukkan adanya kebutuhan finansial di klub asal Merseyside tersebut. Meski demikian, The Toffees tetap mendapatkan keuntungan dari selisih nilai transfer, meski tidak sebesar yang diharapkan. Bagi Beto sendiri, kepulangan ke Italia menjadi kesempatan emas untuk menghidupkan kembali kariernya setelah performanya di Premier League cenderung naik turun.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Fiorentina ini menarik untuk diikuti karena klub tersebut kerap menjadi tempat berkembangnya pemain-pemain muda berbakat. Selain itu, dengan semakin ketatnya persaingan di Serie A, kualitas kompetisi Liga Italia diprediksi akan semakin meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada daya tarik liga tersebut di mata penggemar global, termasuk Indonesia.
Pertanyaan besarnya kini adalah apakah Beto mampu langsung tampil impresif dan menggantikan peran Kean yang produktif? Atau justru Fiorentina akan kembali berburu striker tambahan di bursa Januari nanti? Musim ini akan menjadi ujian nyata bagi ambisi besar La Viola.



