Atalanta Resmi Amankan Jonathan Rowe: Paket Transfer Rp700 Miliar dengan Skema Pinjaman
Baca dalam 60 detik
- Atalanta mengunci kesepakatan transfer Jonathan Rowe dari Bologna dengan total nilai mencapai โฌ40 juta, termasuk kewajiban pembelian di akhir musim.
- Bologna akhirnya melepas pemain sayapnya setelah sempat menolak, terutama karena sudah kehilangan Santiago Castro ke AS Roma di bursa yang sama.
- Kedatangan Rowe diharapkan memperkuat lini serang Atalanta, sementara Bologna bergerak cepat dengan merekrut Samuel Mbangula dari Werder Bremen.

Atalanta resmi mengumumkan perekrutan Jonathan Rowe dari Bologna dengan paket transfer senilai total โฌ40 juta atau sekitar Rp700 miliar. Kesepakatan ini menggunakan skema pinjaman berbayar dengan opsi pembelian yang berubah menjadi kewajiban, sebuah langkah yang menunjukkan keseriusan klub asal Bergamo itu dalam memburu pemain sayap muda Inggris tersebut.
Rowe, yang baru bergabung dengan Bologna pada musim panas lalu dari Olympique Marseille dengan nilai โฌ17 juta plus tambahan, menjadi target utama Atalanta sejak beberapa pekan terakhir. Namun, Bologna sempat enggan melepas pemain berusia 23 tahun itu setelah hanya satu musim bersamanya, apalagi mereka sudah kehilangan Santiago Castro yang pindah ke AS Roma. Meski demikian, tawaran struktur pembayaran yang fleksibel akhirnya meluluhkan hati manajemen Rossoblu.
Dalam kesepakatan yang diumumkan resmi, Atalanta akan membayar biaya pinjaman sebesar โฌ5 juta, dengan opsi pembelian senilai โฌ30 juta dan tambahan bonus โฌ5 juta. Opsi tersebut akan berubah menjadi kewajiban jika syarat-syarat tertentu terpenuhi selama musim berjalan. Skema seperti ini memberi ruang bagi Atalanta untuk mengelola keuangan sambil tetap mengunci pemain incarannya.
Sepanjang kariernya, Rowe telah menunjukkan tajinya di berbagai kompetisi. Sebelum membela Bologna, ia sempat memperkuat Norwich City, klub yang membesarkan namanya di Inggris. Musim lalu bersama Bologna, ia tampil impresif dengan torehan delapan gol dan lima assist dalam 44 laga di semua ajang. Angka tersebut menjadi bukti bahwa ia bukan sekadar pemain pelapis, melainkan kontributor nyata di lini serang.
Bagi Atalanta, kedatangan Rowe menjadi suntikan segar di sektor sayap. Pelatih Gian Piero Gasperini dikenal gemar memainkan formasi 3-4-2-1 atau 3-4-1-2 yang membutuhkan pemain sayap cepat dan kreatif. Rowe, dengan kemampuan dribel dan visi bermainnya, diyakini cocok dengan filosofi permainan La Dea yang agresif dan menekan. Kehadirannya juga memberikan kedalaman skuad yang penting mengingat Atalanta akan tampil di Serie A dan kompetisi Eropa musim ini.
Di sisi lain, Bologna tidak tinggal diam. Mereka telah mengamankan pengganti Rowe dengan merekrut Samuel Mbangula dari Werder Bremen, juga dengan skema pinjaman plus opsi beli. Langkah ini menunjukkan bahwa Bologna tetap menjaga keseimbangan skuad meski kehilangan dua pemain kunci di bursa transfer. Santiago Castro yang hengkang ke Roma juga telah digantikan dengan rekrutan anyar.
Menurut analis transfer Italia, keputusan Bologna melepas Rowe dengan skema yang menguntungkan secara finansial menunjukkan strategi klub dalam membangun tim jangka panjang. Mereka memanfaatkan nilai jual pemain di puncaknya untuk mendanai rekrutan baru yang lebih muda.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, transfer ini menjadi pengingat bahwa bursa transfer Eropa selalu penuh kejutan dan strategi. Skema pinjaman dengan kewajiban membeli semakin umum digunakan klub-klub untuk memitigasi risiko finansial. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia yang mulai berani berinvestasi di pemain asing, meski dengan skala yang jauh berbeda.
Ke depannya, pertanyaan besarnya adalah apakah Rowe mampu langsung beradaptasi dengan intensitas permainan Atalanta yang terkenal tinggi. Jika berhasil, ia bisa menjadi aset berharga yang nilainya meningkat pesat. Namun, jika gagal, Atalanta tetap memiliki kewajiban untuk membelinya secara permanen. Musim ini akan menjadi ujian nyata bagi pemain muda asal Inggris itu untuk membuktikan bahwa label harga โฌ40 juta sepadan dengan performanya di lapangan.



