Jonathan David Resmi Dipinjamkan ke Atletico Madrid, Juventus Siapkan Opsi Tebus €25 Juta
Baca dalam 60 detik
- Penyerang asal Kanada itu hijrah ke La Liga dengan status pinjaman gratis, disertai klausul pembelian permanen senilai €25 juta.
- Kegagalan beradaptasi di Serie A membuat Juventus memutuskan melepas David setelah hanya mencetak delapan gol dalam 47 laga.
- Sebagai pengganti, Juventus mendatangkan Nick Woltemade dari Newcastle dengan biaya pinjaman lebih rendah dari perkiraan awal.

Juventus resmi melepas Jonathan David ke Atletico Madrid dengan skema pinjaman gratis hingga akhir musim, plus opsi pembelian permanen senilai €25 juta. Keputusan ini diumumkan langsung oleh klub asal Turin pada Rabu malam, sekaligus menutup babak singkat karier penyerang asal Kanada di Serie A yang penuh tantangan.
Dalam pernyataan resmi, Juventus mengonfirmasi bahwa Atletico hanya menanggung gaji David selama masa peminjaman. Jika ingin mempermanenkan pemain berusia 26 tahun itu, Los Rojiblancos harus membayar €25 juta yang dapat dicicil dalam empat kali angsuran. Skema ini memberi fleksibilitas bagi klub asal Madrid untuk mengevaluasi performa David sebelum memutuskan pembelian permanen.
Kedatangan David ke Juventus musim panas lalu sejatinya diwarnai ekspektasi tinggi. Saat itu, ia bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Lille habis. Namun, di balik label gratis tersebut, Juventus harus merogoh kocek hingga €12,5 juta untuk biaya komisi dan pembayaran tambahan lainnya. Sayangnya, investasi itu tidak sebanding dengan kontribusinya di lapangan.
Selama berseragam Bianconeri, David hanya mampu mencetak delapan gol dan lima assist dari 47 penampilan di semua kompetisi. Performa yang jauh dari kata memuaskan ini membuatnya kerap menjadi sasaran kritik, bahkan saat laga terakhirnya di kandang, ia mendapat cemoohan dari pendukung sendiri. Situasi tersebut menjadi pemicu utama manajemen untuk segera mencari solusi, dan Atletico muncul sebagai pelabuhan berikutnya.
Kepergian David langsung direspons Juventus dengan mendatangkan Nick Woltemade dari Newcastle United. Awalnya, laporan menyebut biaya pinjaman pemain Jerman itu mencapai €5 juta. Namun, dalam pernyataan resmi, Juventus mengklarifikasi bahwa mereka hanya membayar €2,8 juta untuk biaya pinjaman, ditambah biaya tambahan €0,8 juta. Angka tersebut bisa naik maksimal €0,5 juta jika Woltemade memenuhi target tertentu selama masa peminjamannya.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah Juventus ini menunjukkan pragmatisme dalam mengelola skuat. Dengan melepas David, klub tidak hanya mengurangi beban gaji, tetapi juga membuka ruang bagi pemain yang lebih sesuai dengan skema permainan pelatih. Sementara itu, Atletico Madrid mendapatkan penyerang yang pernah membuktikan ketajamannya di Ligue 1 bersama Lille, di mana ia mencetak 24 gol dalam satu musim. Pertanyaannya, apakah David bisa kembali menemukan performa terbaiknya di La Liga?
Konteks ini juga relevan bagi penggemar sepak bola Indonesia yang kerap mengikuti perkembangan pemain di liga Eropa. Perpindahan David menjadi pengingat bahwa tidak semua pemain bintang langsung sukses di liga baru. Adaptasi terhadap gaya permainan, tekanan ekspektasi, dan dukungan fans menjadi faktor krusial. Bagi pemain Asia Tenggara yang bermimpi berkarier di Eropa, kasus ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya memilih klub yang tepat.
Ke depan, sorotan akan tertuju pada bagaimana David beradaptasi di bawah asuhan Diego Simeone, pelatih yang dikenal dengan pendekatan disiplin dan agresif. Jika ia mampu mencuri tempat di lini depan Atletico, bukan tidak mungkin klub memutuskan untuk mempermanenkannya. Namun, jika kembali gagal, Juventus harus mencari pembeli lain atau mempertimbangkan kembali masa depannya. Satu hal yang pasti, bursa transfer musim dingin ini kembali menghadirkan kejutan yang menarik untuk diikuti.



