Cagliari Resmi Pinjam Yukinari Sugawara dari Southampton, Opsi Beli €5,5 Juta
Baca dalam 60 detik
- Cagliari mengamankan jasa bek kanan timnas Jepang Yukinari Sugawara dari Southampton dengan skema pinjaman berbayar plus opsi pembelian permanen senilai €5,5 juta.
- Pemain berusia 26 tahun itu diharapkan menjadi solusi lini pertahanan Cagliari setelah sebelumnya menjalani masa peminjaman di Werder Bremen.
- Kesepakatan ini menandai langkah strategis Cagliari dalam bursa transfer akhir musim, sekaligus memberi Sugawara kesempatan tampil reguler di Serie A.

Cagliari resmi mendatangkan Yukinari Sugawara dari Southampton dengan skema pinjaman berbayar yang disertai opsi pembelian permanen senilai €5,5 juta. Bek kanan asal Jepang itu telah menyelesaikan tes medis di Sardinia dan menandatangani kontrak pada hari yang sama, memperkuat skuad rossoblu untuk musim 2026/2027.
Kepindahan ini menjadi angin segar bagi Cagliari yang tengah berbenah di sektor pertahanan. Sugawara, yang baru merayakan ulang tahunnya yang ke-26, membawa pengalaman internasional setelah menjadi bagian dari skuad Jepang di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kehadirannya diharapkan mampu menambah daya saing tim asuhan Davide Nicola di kompetisi tertinggi Italia.
Menurut laporan yang beredar, kesepakatan antara kedua klub mencakup biaya pinjaman yang tidak disebutkan secara rinci, dengan opsi pembelian yang ditetapkan sebesar €5,5 juta pada akhir musim. Southampton sendiri sebelumnya memboyong Sugawara dari AZ Alkmaar pada 2024 dengan nilai transfer €7 juta, namun pemain berpostur 178 cm itu lebih sering menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Werder Bremen.
Menariknya, Cagliari menyambut kedatangan Sugawara dengan cara yang tidak biasa. Melalui akun media sosial resmi mereka, klub asal Pulau Sardinia itu mengunggah video singkat menampilkan Maneki-neko, patung kucing pembawa keberuntungan khas Jepang yang sering ditemukan di toko-toko. Gestur ini dianggap sebagai simbol penghormatan terhadap budaya asal pemain sekaligus doa agar Sugawara membawa hoki bagi tim.
Dari perspektif taktik, Sugawara dikenal sebagai bek kanan modern dengan kemampuan menyerang yang baik. Kecepatan dan akurasi umpan silangnya menjadi modal berharga bagi Cagliari yang kerap mengandalkan serangan dari sisi sayap. Namun, tantangan terbesarnya adalah beradaptasi dengan ritme Serie A yang lebih ketat dibandingkan Bundesliga, tempat ia bermain musim lalu.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kepindahan Sugawara ke Serie A menambah daftar pemain Asia yang berkarier di liga top Eropa. Hal ini menjadi inspirasi bagi pesepak bola Tanah Air yang bercita-cita menembus kompetisi elite, meski masih ada pekerjaan rumah besar dalam pembinaan usia muda. Keberhasilan Sugawara menembus Serie A juga menunjukkan bahwa pemain Asia mampu bersaing di level tertinggi, asalkan memiliki mentalitas dan kerja keras yang mumpuni.
Dengan kontrak pinjaman yang berakhir pada Juni 2027, Sugawara memiliki waktu satu musim penuh untuk membuktikan kualitasnya. Jika berhasil tampil konsisten, bukan tidak mungkin Cagliari akan menebus opsi pembeliannya. Namun, jika performanya menurun, Southampton bisa kembali memanfaatkannya untuk bursa transfer berikutnya. Pertanyaannya, akankah Sugawara menjadi kunci kebangkitan Cagliari di Serie A, atau justru sekadar pelengkap skuad?



