Liga Italia Pekan Kedua: Atalanta Menang Dramatis, Roma dan Bologna Masih Mencari Bentuk
Baca dalam 60 detik
- Atalanta mengamankan kemenangan 1-0 atas Bologna berkat gol menit akhir Lazar Samardzic, setelah Bologna mendominasi sebagian besar pertandingan.
- Roma masih berjuang menemukan ritme dengan pemain baru, sementara Bologna harus khawatir dengan cedera Riccardo Orsolini.
- Hasil ini menempatkan Atalanta di papan atas Serie A, sementara Bologna dan Roma menghadapi tekanan untuk segera bangkit di pekan-pekan berikutnya.

Gol dramatis Lazar Samardzic di masa injury time memastikan kemenangan tipis 1-0 Atalanta atas Bologna pada laga lanjutan Serie A pekan kedua, Minggu (25/8) malam WIB. Hasil ini sekaligus mengangkat moral La Dea setelah sukses melaju ke fase grup Liga Conference, sementara Bologna harus pulang dengan tangan hampa meski tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.
Laga yang berlangsung di Gewiss Stadium, Bergamo, itu berjalan ketat sejak menit awal. Bologna, yang musim lalu tampil mengejutkan di bawah pelatih Thiago Motta, menunjukkan permainan agresif dan berulang kali merepotkan lini belakang Atalanta. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas, termasuk tendangan voli Lewis Ferguson yang nyaris membobol gawang tuan rumah.
Atalanta sendiri tampil kurang meyakinkan di babak pertama. Mereka kesulitan mengembangkan permainan dan beberapa kali nyaris kebobolan. Namun, pergantian pemain yang dilakukan pelatih Gian Piero Gasperini di babak kedua, termasuk memasukkan Samardzic, mengubah jalannya pertandingan. Pemain asal Serbia itu menjadi pahlawan kemenangan dengan aksi individunya di menit akhir.
Bagi Roma, hasil imbang 0-0 melawan Lecce di pertandingan lain menjadi sinyal bahwa tim asuhan Daniele De Rossi masih perlu waktu untuk mengintegrasikan pemain anyar. Meski mendominasi penguasaan bola, Roma gagal menembus pertahanan rapat Lecce. Sementara itu, Bologna harus waspada dengan cedera yang dialami Riccardo Orsolini, yang ditarik keluar pada babak kedua karena masalah di paha belakang.
Kemenangan ini menempatkan Atalanta di posisi tiga besar klasemen sementara dengan enam poin dari dua pertandingan. Sementara itu, Bologna baru mengumpulkan satu poin dan berada di papan bawah. Bagi para pengamat, performa Bologna yang impresif namun gagal mencetak gol menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Vincenzo Italiano, yang baru menggantikan Thiago Motta.
Di sisi lain, hasil imbang Roma melawan Lecce memunculkan pertanyaan tentang efektivitas strategi De Rossi dalam memanfaatkan pemain baru seperti Artem Dovbyk dan Matias Soulรฉ. Meski mendominasi, Roma kehilangan ketajaman di lini depan. Ini menjadi catatan penting jelang menghadapi laga-laga berikutnya, termasuk derby melawan Lazio.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, Serie A selalu menjadi tontonan menarik karena banyak pemain yang pernah merumput di liga ini, seperti Radja Nainggolan dan Michael Essien. Selain itu, performa klub-klub Italia sering menjadi acuan bagi pengembangan sepak bola nasional, terutama dalam hal taktik dan disiplin.
Dengan hasil ini, persaingan di papan atas Serie A semakin ketat. Atalanta menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan, sementara Bologna dan Roma harus segera berbenah. Pertanyaan besarnya: akankah Bologna mampu mempertahankan performa impresifnya tanpa Orsolini, dan mampukah Roma menemukan konsistensi di bawah De Rossi? Pekan-pekan mendatang akan menjadi ujian sesungguhnya.



