Marquez Kian Dekat ke Gelar Juara Dunia: Kemenangan Kedelapan di Aragon
Baca dalam 60 detik
- Marc Marquez memenangkan GP Aragon dengan keunggulan 1,754 detik atas Pedro Acosta, sekaligus mencatat kemenangan kedelapan di sirkuit tersebut.
- Hasil ini memangkas jarak poin Marquez menjadi hanya 19 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin, memperketat persaingan menuju akhir musim.
- Kemenangan ini menegaskan dominasi Marquez di Aragon dan memberi sinyal kuat bahwa gelar juara dunia 2026 masih sangat terbuka.

Marc Marquez kembali menunjukkan taringnya di sirkuit kesayangannya. Pembalap Ducati Lenovo itu sukses menaklukkan Grand Prix Aragon yang berlangsung di MotorLand, Spanyol, Minggu (24/8). Dengan catatan waktu 41 menit 10,969 detik untuk 23 lap, Marquez finis 1,754 detik di depan Pedro Acosta dari Red Bull KTM, sementara Marco Bezzecchi dari Aprilia melengkapi podium ketiga dengan selisih 3,629 detik.
Kemenangan ini bukan sekadar angka. Ini adalah kemenangan kedelapan Marquez di Aragon sepanjang kariernya, sekaligus yang ketiga secara beruntun sejak 2024. Lebih penting lagi, hasil ini membawanya naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan 237 poin, hanya terpaut 19 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin yang mengoleksi 256 poin. Bezzecchi sendiri menguntit di posisi ketiga dengan 232 poin.
Balapan di Aragon selalu punya cerita tersendiri bagi Marquez. Start dari posisi kedua, ia langsung mencoba menekan Bezzecchi di tikungan pertama. Namun, kesalahan pada perangkat pengatur ketinggian belakang motornya sempat membuatnya kehilangan posisi. Jorge Martin bahkan sempat melewatinya di fase awal. Meski begitu, Marquez dengan tenang merebut kembali posisinya dan mulai memburu Bezzecchi.
Momen krusial terjadi pada lap keenam. Marquez berhasil melewati Bezzecchi di Tikungan 15 setelah duel sengit di lintasan lurus belakang dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam. Keduanya sempat melaju berdampingan, tetapi Marquez mampu mempertahankan garis balapnya. Acosta yang berada di belakang mereka pun memanfaatkan situasi untuk naik ke posisi kedua, memberikan tekanan hingga pertengahan balapan. Namun, Marquez secara bertahap membuka jarak dan mengamankan kemenangan.
Di belakang mereka, Alex Marquez dari Gresini Racing finis keempat dengan selisih 8,687 detik, diikuti Jorge Martin di posisi kelima dengan selisih 12,572 detik. Fermin Aldeguer, Fabio Di Giannantonio, Enea Bastianini, Diogo Moreira, dan Brad Binder melengkapi posisi sepuluh besar. Sementara itu, Francesco Bagnaia gagal finis setelah terjatuh di awal balapan, begitu pula Raul Fernandez yang merupakan pemenang GP Inggris.
Bagi penggemar MotoGP di Indonesia, persaingan ketat ini tentu menambah bumbu jelang seri Mandalika yang biasanya digelar pada akhir musim. Dengan jarak poin yang semakin tipis, setiap balapan akan menjadi penentu. Apakah Marquez mampu mempertahankan momentumnya dan merebut gelar juara dunia kedelapannya, atau Martin akan tetap kokoh di puncak? Jawabannya akan terjawab di sisa musim yang masih menyimpan banyak kejutan.



