Nottingham Forest Masuk Perburuan Hugo Larsson, Gelandang Muda yang Disebut Mirip Bellingham
Baca dalam 60 detik
- Nottingham Forest membuka negosiasi untuk merekrut Hugo Larsson dari Eintracht Frankfurt setelah gagal mendapatkan Harrison Armstrong.
- Larsson, yang dijuluki 'Bellingham-nya Swedia', dihargai sekitar ยฃ25 juta dan diminati sejumlah klub Premier League.
- Persaingan ketat, dengan Crystal Palace dan Fulham disebut paling depan dalam perburuan gelandang berusia 22 tahun tersebut.

Nottingham Forest bergerak cepat di penghujung bursa transfer dengan membuka pembicaraan untuk mengamankan jasa gelandang Eintracht Frankfurt, Hugo Larsson. Langkah ini diambil setelah upaya mereka mendatangkan Harrison Armstrong dari Everton menemui jalan buntu, menyusul keputusan The Toffees mempertahankan pemain mudanya tersebut.
Kegagalan mendapatkan Armstrong memaksa Forest mencari alternatif di lini tengah, dan nama Larsson pun muncul sebagai target utama. Pemain Timnas Swedia ini telah menarik perhatian sejumlah klub Eropa berkat gaya bermainnya yang dinamis, bahkan kerap dibandingkan dengan bintang Real Madrid, Jude Bellingham. Perbandingan itu bukan tanpa alasan; kemampuan membawa bola dan daya jelajahnya yang luar biasa menjadi ciri khas yang menonjol.
Ben Mattinson, pengamat sepak bola yang juga berperan sebagai scout untuk Como, pernah menyatakan bahwa secara gaya bermain, Larsson sangat mirip dengan Bellingham. Mattinson bahkan sempat merekomendasikannya sebagai pengganti Bellingham di Borussia Dortmund sebelum akhirnya pemain asal Swedia itu memilih Frankfurt. Ia menilai Larsson memiliki stamina dan kekuatan berlari yang luar biasa untuk usianya, serta potensi menjadi pemain transisi yang sangat efektif, terutama untuk tim yang mengandalkan serangan balik.
Selain kemampuan menyerang, Larsson juga piawai dalam menjaga penguasaan bola. Data musim lalu menunjukkan ia mencatatkan rata-rata 44,2 umpan akurat per 90 menit di Bundesliga, angka yang lebih tinggi dibandingkan sebagian besar pemain Forest di Premier League, kecuali Elliot Anderson yang kini telah hengkang. Kepergian Anderson membuat Forest kehilangan sosok pengatur tempo di lini tengah, sehingga kebutuhan akan pemain dengan profil seperti Larsson menjadi semakin mendesak.
Menurut laporan TEAMtalk, Forest telah membuka negosiasi dengan pihak Frankfurt dan Larsson sendiri dikabarkan terbuka untuk pindah ke Premier League. Namun, persaingan dipastikan ketat. Fulham, Everton, Hull City, Brentford, dan Brighton juga telah menunjukkan minat. Crystal Palace dan Fulham bahkan disebut sebagai klub dengan ketertarikan paling serius, dan Larsson dikabarkan telah berada di London untuk melakukan pembicaraan, yang membuatnya belum tampil bersama Frankfurt di musim baru.
"Kekuatan utamanya ada pada progresi bola. Ia memiliki tenaga lari dan stamina yang gila untuk usianya. Ia pembawa bola kelas atas dan akan menjadi monster transisi. Cocok untuk tim yang bermain dengan gaya serangan balik," ujar Ben Mattinson, scout Como, menggambarkan keunggulan Larsson.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, perburuan Larsson ini menarik untuk disimak karena menunjukkan bagaimana klub-klub Premier League berlomba mendapatkan talenta muda Eropa dengan harga yang relatif terjangkau. Fenomena ini juga menjadi pelajaran bagi pengembangan pemain muda di Indonesia, bahwa kombinasi antara bakat, etos kerja, dan kemampuan beradaptasi dengan liga top Eropa adalah kunci sukses. Kehadiran pemain seperti Larsson di Premier League akan semakin memperkaya persaingan dan memberikan warna baru bagi kompetisi.
Dengan bursa transfer yang semakin menipis, Forest harus bergerak cepat untuk memenangkan perlombaan ini. Pertanyaannya, apakah mereka mampu mengamankan tanda tangan Larsson sebelum klub lain bergerak lebih jauh? Atau justru pemain Swedia itu akan memilih bergabung dengan klub London yang telah lebih dulu melakukan pendekatan? Keputusan dalam beberapa hari ke depan akan menentukan arah karier pemain muda berbakat ini.



