Hat-trick Fernandes Bawa Manchester United Kalahkan Ipswich 5-2: Kapten Setan Merah Tampil Sempurna
Baca dalam 60 detik
- Bruno Fernandes mencetak tiga gol dan nyaris menambah gol keempat dari tengah lapangan saat Manchester United membalikkan ketertinggalan menjadi kemenangan 5-2 atas Ipswich Town.
- Penampilan gemilang kapten United itu menutup rentetan kegagalan penalti di pramusim, sekaligus menegaskan perannya sebagai motor serangan tim asuhan Ruben Amorim.
- Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Setan Merah untuk bersaing di papan atas, meski lini belakang masih menunjukkan kerapuhan yang perlu dibenahi.

Manchester United menutup pekan kompetisi dengan kemenangan meyakinkan 5-2 atas Ipswich Town di Old Trafford, Minggu (26/2/2025). Bruno Fernandes menjadi bintang dengan mencetak hat-trick, termasuk sebuah eksekusi penalti yang menegaskan ketenangannya setelah dua kali gagal pada pramusim. Kemenangan ini tak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga mengirim sinyal bahwa kapten Setan Merah kembali ke performa terbaiknya.
Laga yang sempat berjalan sengit ini memperlihatkan dua wajah berbeda dari anak asuh Ruben Amorim. Tertinggal lebih dulu lewat gol Leif Davis pada menit ke-15, United sempat tertekan oleh pressing tinggi Ipswich. Namun, Fernandes menjadi pembeda dengan tendangan keras menyamakan kedudukan, diikuti gol dari Harry Maguire yang beruntung karena defleksi, sebelum akhirnya penalti Fernandes pada menit ke-45+2 membawa tuan rumah unggul 2-1 di babak pertama.
Setelah jeda, United tampil lebih percaya diri. Marcus Rashford, yang kembali dipercaya sebagai starter untuk pertama kalinya sejak Desember 2024, aktif menusuk pertahanan lawan. Bryan Mbeumo menambah keunggulan sebelum Fernandes melengkapi hat-trick-nya lewat penyelesaian tenang. Ipswich sempat memperkecil skor melalui gol kedua Davis, tetapi United menutup pesta dengan gol kelima dari sundulan Maguire pada masa injury time.
Dari sisi taktik, Amorim tampaknya mulai menemukan formula yang tepat di lini depan. Fernandes yang ditempatkan sebagai false nine mampu menjadi penghubung antara lini tengah dan sayap, sementara Rashford dan Mbeumo memberikan ancaman konstan dari sisi sayap. Namun, lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah. Lisandro Martinez, yang tampil solid sepanjang laga, melakukan kesalahan yang berujung pada gol kedua Ipswich. Luke Shaw juga kesulitan menghadapi kecepatan Abdul Fatawu, yang terus merepotkan sisi kiri pertahanan United.
Bagi Ipswich, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga. Mereka menunjukkan keberanian dengan bermain terbuka dan sempat unggul, tetapi kehilangan fokus setelah gol penyeimbang Fernandes. Pelatih Ipswich, Kieran McKenna, yang merupakan mantan pelatih United, pasti kecewa dengan cara timnya kehilangan kendali. Meski demikian, penampilan Leif Davis yang mencetak satu gol dan satu assist menjadi sorotan positif bagi tim tamu.
Kemenangan ini membawa United naik ke posisi keempat klasemen sementara dengan 44 poin, hanya terpaut dua poin dari Arsenal di posisi ketiga. Dengan sisa 13 pertandingan, peluang untuk finis di zona Liga Champions masih terbuka lebar. Namun, konsistensi menjadi kata kunci. Jika lini belakang masih semudah itu ditembus, target tersebut bisa menjadi mimpi yang sulit tercapai.
Pertanyaan besarnya: mampukah Amorim memperbaiki organisasi pertahanan tanpa mengorbankan ketajaman lini depan? Laga berikutnya melawan Everton di Goodison Park akan menjadi ujian nyata bagi kesolidan tim. Jika Fernandes mampu mempertahankan performa seperti ini, bukan tidak mungkin United menjadi kuda hitam dalam perebutan gelar musim ini.



