Bursa Transfer: Manchester United Bidik Sorloth, Pinjaman Jadi Opsi di Menit Akhir
Baca dalam 60 detik
- Manchester United membuka peluang mendatangkan Alexander Sorloth dari Atletico Madrid dengan skema pinjaman sebelum tenggat bursa.
- Klub enggan membayar 30 juta poundsterling, memilih negosiasi pinjaman untuk menambah opsi lini depan tanpa risiko finansial besar.
- Keputusan ini krusial bagi Carrick yang butuh amunisi tambahan, sementara pesaing seperti Newcastle dan Juventus juga mengintai.

Manchester United masih berpeluang menambah amunisi lini serang di penghujung bursa transfer musim panas. Klub disebut telah menjalin komunikasi dengan perantara yang menawarkan striker internasional Norwegia, Alexander Sorloth, sebagai opsi mendadak. Namun, alih-alih menebus mahar 30 juta poundsterling, manajemen di Old Trafford dikabarkan lebih condong pada solusi pinjaman.
Menjelang penutupan bursa pada Selasa (1/9) pukul 23.00 waktu Inggris, kebutuhan akan penyerang tambahan menjadi prioritas bagi pelatih Michael Carrick. Saat ini ia memiliki Benjamin Sesko dan Joshua Zirkzee sebagai opsi utama, dengan Marcus Rashford, Bryan Mbeumo, serta Matheus Cunha yang bisa dimainkan dari sisi sayap. Namun, kedalaman skuad tetap menjadi perhatian mengingat padatnya jadwal kompetisi musim ini.
Di sisi lain, upaya mendatangkan bek kiri juga masih berlanjut. Aston Villa menolak melepas Ian Maatsen yang menjadi target utama, bahkan bersiap menawarkan kontrak baru. Situasi ini membuat manajemen harus bergerak cepat mencari alternatif, sementara opsi Sorloth muncul sebagai peluang yang tidak terduga.
Menurut laporan CaughtOffside, Sorloth tidak secara aktif mendorong hengkang dari Atletico Madrid. Namun, ia terbuka pada peluang yang tepat jika ada. Newcastle United dan Juventus juga dikaitkan dengan pemain berpostur 196 sentimeter tersebut, sehingga United harus mengambil keputusan cepat. Seorang sumber menyatakan, "Sorloth telah ditawarkan ke Manchester United, dan sejauh ini mereka belum menolak. Klub lain juga bisa masuk, jadi United harus memutuskan dengan cepat. Sejauh ini, saya tidak yakin mereka akan membayar 30 juta poundsterling, tapi mereka mungkin mencoba menegosiasikan pinjaman."
Pengalaman Sorloth di Premier League bersama Crystal Palace menjadi nilai tambah, meski kariernya justru melejit setelah pindah ke Spanyol. Bersama Villarreal dan Atletico, ia menunjukkan ketajaman yang konsisten. Rekor mencetak empat gol dalam satu laga melawan Real Sociedad pada Mei 2025 menjadi bukti kualitasnya. Dengan pengalaman tersebut, ia bisa menjadi solusi jangka pendek yang menarik bagi Carrick, terutama jika United ingin menjaga fleksibilitas finansial untuk bursa mendatang.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah ini menarik karena menunjukkan strategi klub besar dalam memanfaatkan peluang di akhir bursa. Keputusan United untuk memprioritaskan pinjaman daripada pembelian permanen mencerminkan pendekatan hati-hati di tengah regulasi Financial Fair Play yang ketat. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia Tenggara yang kerap menghadapi keterbatasan anggaran: memaksimalkan opsi pinjaman bisa menjadi cara cerdas memperkuat skuad tanpa menguras kas.
Jika kesepakatan pinjaman terwujud, Sorloth akan bersaing dengan Sesko untuk posisi striker utama. Namun, dengan jadwal padat di berbagai kompetisi, kehadirannya akan memberi rotasi yang dibutuhkan. Pertanyaannya, mampukah United menyelesaikan negosiasi sebelum tenggat? Atau akankah Newcastle atau Juventus menyalip? Keputusan dalam beberapa jam ke depan akan menentukan arah lini serang Setan Merah musim ini.



