Taylor Swift Sumbang Rp800 Juta untuk Ibu Tiga Anak yang Tertabrak Saat Menolong Korban Kecelakaan
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi Taylor Swift mengirimkan donasi US$50 ribu atau sekitar Rp800 juta kepada Ashley Taunton, ibu tiga anak yang mengalami luka berat setelah tertabrak mobil saat menolong korban kecelakaan di jalan tol I-95, Amerika Serikat.
- Aksi heroik Taunton yang mendorong orang lain dari terjangan mobil, serta donasi dari Swift, memicu gelombang donasi dari para penggemar yang turut menyumbang dalam kelipatan angka favorit sang penyanyi, 13.
- Langkah ini menegaskan konsistensi Swift dalam aksi filantropi, menyusul sumbangan US$26 juta bersama Travis Kelce serta pembagian bonus besar untuk kru tur The Eras Tour.
Penyanyi global Taylor Swift kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyumbangkan US$50 ribu (sekitar Rp800 juta) kepada Ashley Taunton, seorang ibu tiga anak yang mengalami luka serius setelah tertabrak kendaraan saat berhenti untuk menolong korban kecelakaan di jalan tol I-95, Amerika Serikat. Donasi ini bukan sekadar angka, melainkan pengakuan atas keberanian luar biasa yang jarang mendapat sorotan publik.
Peristiwa bermula pada 18 Juli lalu, ketika hujan deras melanda kawasan I-95. Taunton, yang tengah melintas, melihat ada orang membutuhkan pertolongan setelah kecelakaan. Tanpa ragu, ia menepikan mobilnya dan bergegas membantu. Namun, nahas, sebuah kendaraan lain yang kehilangan kendali akibat aquaplaning meluncur tak terkendali ke arah mereka. Dalam sekejap, Taunton mendorong orang yang ditolongnya keluar dari lintasan bahaya, tetapi ia sendiri yang tertabrak dan mengalami cedera parah.
Akibat insiden tersebut, Taunton harus menjalani dua operasi besar dan masih membutuhkan tindakan medis lanjutan. Untuk meringankan beban biaya hidup keluarganya selama masa pemulihan, sahabatnya, Laura Ortelt, membuat penggalangan dana di GoFundMe. Dalam deskripsi penggalangan dana, Ortelt menuliskan bahwa tindakan Taunton adalah wujud 'Ashley doing Ashley things'โsosok yang selalu mendahulukan orang lain. Donasi Swift pun masuk melalui platform tersebut, disertai pesan pribadi yang menyentuh: "Semoga lekas pulih dan kiriman cinta untuk keluargamu!"
Taunton, yang terharu, membagikan tangkapan layar donasi tersebut di Instagram. Ia menulis, "Ini sungguh di luar nalar dan sangat merendahkan hati. @taylorswift, kamu adalah jiwa yang indah. Aku berharap bisa memelukmu suatu hari nanti." Unggahan itu sontak memicu gelombang empati dari para penggemar Swift yang berbondong-bondong ikut menyumbang, banyak di antaranya dalam nominal US$13โangka favorit sang penyanyi.
Aksi Swift ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, ia bersama kekasihnya, Travis Kelce, tercatat menyumbang US$26 juta untuk berbagai organisasi amal di Amerika Serikat, termasuk di New York, Tennessee, dan Kansas City. Tak hanya itu, Swift juga membagikan bonus sebesar US$197 juta kepada kru di balik kesuksesan The Eras Tour yang digelar dalam 149 pertunjukan. Dalam doku-drama "The End of an Era" di Disney+, ia menjelaskan bahwa pemberian bonus adalah cara untuk menghargai kerja keras tim yang sering kali luput dari sorotan.
Kisah ini menggarisbawahi bahwa kebaikan dapat datang dari siapa saja, baik dari sosok selebritas maupun warga biasa. Di tengah hiruk-pikuk berita negatif, aksi Taunton dan respons Swift menjadi pengingat akan solidaritas yang masih ada. Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini bisa menjadi inspirasi bahwa kepedulian tidak harus menunggu menjadi kayaโbahkan donasi kecil, seperti yang dilakukan para penggemar Swift, dapat berdampak besar bagi mereka yang membutuhkan.
Ke depan, pertanyaan yang muncul: apakah aksi filantropi seperti ini akan terus menginspirasi lebih banyak orang, atau hanya menjadi momen sesaat yang terlupakan? Namun, satu hal yang pasti, jejak kebaikan Taunton dan Swift telah meninggalkan bekas yang mendalam, membuktikan bahwa di balik gemerlap dunia hiburan, masih ada ruang untuk empati dan tindakan nyata.



