Dortmund Siap Akhiri Puasa Gelar 14 Tahun: Strategi Muda Kovač Jadi Kunci
Baca dalam 60 detik
- Borussia Dortmund mengubah arah dengan merekrut pemain muda potensial dan menunjuk direktur olahraga baru untuk mengejar Bayern Munich.
- Rekrutan anyar seperti Konstantelias dan Karetsas diharapkan mampu menembus pertahanan lawan, sementara Felix Nmecha menjadi pilar utama lini tengah.
- Meski target utama finis empat besar, pelatih Niko Kovač menegaskan kesenjangan 16 poin dengan Bayern harus ditutup secara realistis.

Borussia Dortmund memasuki musim 2026/27 dengan ambisi besar: mengakhiri puasa gelar Bundesliga yang telah berlangsung 14 tahun. Dengan perombakan skuad yang mengedepankan pemain muda, tim asuhan Niko Kovač siap memberikan perlawanan sengit kepada Bayern Munich, juara bertahan yang musim lalu unggul 16 poin atas mereka.
Langkah pertama perubahan dimulai dari belakang layar. Penunjukan Ole Book sebagai direktur olahraga pada Maret lalu menjadi sinyal kuat bahwa Dortmund ingin kembali ke akar mereka: mengembangkan bakat muda. Book, yang sebelumnya sukses di Elversberg, dikenal tajam dalam menemukan pemain potensial. Strategi ini langsung terlihat dari dua rekrutan anyar: bek 19 tahun Joane Gadou dari Red Bull Salzburg dan penyerang 18 tahun Konstantinos Karetsas dari Genk. Keduanya langsung mencetak gol dalam kemenangan 3-2 atas Arsenal di laga uji coba, membuktikan keberanian Kovač memainkan pemain muda di panggung besar.
Kinerja impresif di pramusim berlanjut hingga Piala Super, meski Dortmund harus mengakui keunggulan Bayern 2-1. Namun, penampilan di babak kedua membuat banyak pihak menilai hasil imbang lebih adil. Kovač sendiri tetap realistis. "Kami di sini untuk menantang, tetapi musim lalu kami tertinggal 16 poin. Itu jarak yang besar. Untuk menutupnya, banyak hal harus terjadi. Kami harus bermain di atas kapasitas, dan Bayern juga harus bermain di bawah kapasitas mereka," ujarnya.
Salah satu rekrutan yang paling dinanti adalah Giannis Konstantelias. Gelandang serang asal Yunani berusia 23 tahun ini tiba dari PAOK Thessaloniki dengan status legenda, bahkan fans sempat berusaha menghalangi kepindahannya. Dengan kemampuan dribel dan kontrol bola yang rapat, Konstantelias diharapkan menjadi kunci untuk membongkar pertahanan lawan yang rapat. Musim lalu ia mencatat 14 gol dan sembilan assist dalam 40 laga kompetitif. Direktur olahraga Book memuji potensinya: "Kami melihat banyak potensi dalam dirinya dan yakin dia sangat cocok dengan tim kami."
Di lini tengah, Felix Nmecha menjadi sosok yang tak tergantikan. Sejak pindah dari Wolfsburg pada 2023, ia berkembang menjadi pengatur tempo permainan, bekerja keras dalam bertahan, dan kerap memberikan kontribusi serangan. Penampilannya musim lalu mengantarnya masuk skuad Jerman untuk Piala Dunia. Kontraknya yang diperpanjang hingga 2030 menjadi bukti kepercayaan klub. Direktur umum Lars Ricken menyebut Nmecha sebagai "komponen kunci dalam perencanaan skuad strategis kami."
Kovač menegaskan bahwa target utama adalah finis di empat besar, sementara peluang juara tetap terbuka jika timnya mampu tampil konsisten. "Kami harus bermain di atas kapasitas, dan Bayern juga harus bermain di bawah kapasitas mereka," katanya. Dengan tambahan pemain muda yang haus gelar, Dortmund optimistis bisa bersaing. Laga pembuka melawan Hamburg di Signal Iduna Park akan menjadi ujian awal seberapa siap mereka.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik untuk disimak. Bundesliga selalu menjadi liga dengan daya tarik global, dan kebangkitan Dortmund akan menambah persaingan ketat di papan atas. Apakah strategi muda ini akan membawa Dortmund merebut gelar yang sudah lama dinanti? Musim ini akan menjawabnya.



