Mancini Blusukan ke Inggris: Pantau Tonali hingga Calafiori untuk Panggilan Perdana Timnas Italia
Baca dalam 60 detik
- Pelatih anyar Italia, Roberto Mancini, akan menghadiri tiga laga Premier League akhir pekan ini untuk memantau performa pemain keturunan Italia.
- Fokus utama Mancini adalah Sandro Tonali, Michael Kayode, Matteo Ruggeri, dan Riccardo Calafiori, yang berpeluang masuk skuad Azzurri.
- Keputusan ini diambil menjelang debut kedua Mancini sebagai pelatih Italia pada laga Nations League melawan Belgia, 25 September mendatang.

Roberto Mancini, arsitek tim nasional Italia, memanfaatkan akhir pekan ini dengan terbang ke Inggris untuk menyaksikan secara langsung tiga pertandingan Premier League. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan menentukan komposisi pemain untuk debut keduanya sebagai pelatih Gli Azzurri, yang akan berlangsung pada 25 September mendatang melawan Belgia di ajang Nations League.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Mancini dijadwalkan hadir di London Utara untuk laga Tottenham Hotspur kontra Newcastle United, kemudian ke Leeds untuk menyaksikan duel Leeds United melawan Brentford, dan diakhiri dengan kunjungan ke Birmingham untuk pertandingan Aston Villa melawan Arsenal. Ketiga laga tersebut dinilai penting karena melibatkan sejumlah pemain keturunan Italia yang tengah bersinar di kompetisi tertinggi Inggris.
Perhatian utama Mancini pada laga Tottenham-Newcastle tertuju pada Sandro Tonali, gelandang anyar Spurs yang baru saja direkrut dari AC Milan. Selain Tonali, ia juga mengamati Destiny Udogie, bek kiri yang juga memperkuat Tottenham, meski kemungkinan besar pemain eks Udinese itu tidak akan tampil sebagai starter. Kehadiran Mancini di tribun stadion menjadi sinyal kuat bahwa Tonali dan Udogie masuk dalam radar utama untuk memperkuat lini tengah dan pertahanan Italia.
Pada laga Leeds-Brentford, Mancini akan memfokuskan pengamatannya pada Michael Kayode, pemain muda berbakat yang kini memperkuat Leeds United. Sementara itu, Wilfried Gnonto, yang sempat menjadi debutan senior Italia di bawah arahan Mancini pada 2022, masih dalam masa pemulihan cedera dan diperkirakan baru bisa kembali merumput pada September. Situasi ini membuat Kayode berpeluang besar untuk mengisi slot penyerang sayap yang ditinggalkan Gnonto.
Laga Aston Villa melawan Arsenal pada Senin nanti menjadi panggung bagi dua bek Italia: Matteo Ruggeri yang membela tuan rumah dan Riccardo Calafiori dari kubu Arsenal. Keduanya sama-sama berusia muda dan tampil konsisten di Premier League musim ini. Mancini tampaknya ingin melihat langsung ketajaman dan ketenangan mereka di bawah tekanan, sebelum memutuskan apakah akan memanggil mereka untuk laga kontra Belgia.
Langkah Mancini ini bukan sekadar rutinitas. Ia baru saja ditunjuk kembali sebagai pelatih Italia pada Juli lalu, menggantikan Luciano Spalletti yang mengundurkan diri. Dengan kontrak hingga 2030, Mancini memiliki visi jangka panjang untuk membangun kembali kejayaan Italia yang sempat meredup setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2022. Kedatangannya ke Inggris menunjukkan pendekatan langsung dan personal dalam memantau pemain, sebuah metode yang pernah ia terapkan saat menukangi Manchester City.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kebiasaan Mancini ini bisa menjadi pelajaran berharga. Ketika pelatih tim nasional rela terbang jauh untuk memantau pemain-pemain keturunan yang bermain di liga asing, hal itu menunjukkan keseriusan dalam membangun skuad terbaik. Di Indonesia, fenomena pemain naturalisasi dan keturunan juga tengah menjadi perhatian publik, terutama dengan banyaknya pemain diaspora yang bermain di Eropa. Pendekatan proaktif seperti yang dilakukan Mancini bisa menjadi inspirasi bagi pelatih timnas Indonesia untuk lebih agresif dalam memantau potensi pemain di luar negeri.
Keputusan Mancini untuk memantau langsung para pemain di Inggris juga menimbulkan pertanyaan menarik: apakah ia akan memberikan kesempatan debut kepada pemain-pemain muda seperti Kayode dan Ruggeri, atau justru lebih memilih pengalaman Tonali dan Calafiori? Dengan laga melawan Belgia yang hanya tinggal beberapa pekan lagi, publik Italia menantikan pengumuman skuad yang akan dibawa Mancini. Sementara itu, para pemain yang dipantau tentu akan berusaha tampil maksimal untuk memikat hati sang pelatih.



