Tottenham Bidik Mikautadze sebagai Alternatif Gakpo: Rekor Lebih Tajam, Harga Lebih Murah
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur telah mengirimkan pertanyaan resmi untuk Georges Mikautadze, penyerang Villarreal bernilai ยฃ68 juta, sebagai alternatif Cody Gakpo.
- Mikautadze mencatatkan kontribusi gol lebih banyak daripada Gakpo dalam tiga musim terakhir, dengan 36 gol dan 16 assist di liga.
- Keputusan Spurs pada bursa Januari ini akan menentukan kedalaman skuad untuk sisa musim, dengan opsi merekrut pemain berpengalaman Premier League atau bakat asing yang sedang menanjak.

Tottenham Hotspur masih belum menutup pintu belanja di bursa transfer musim dingin. Setelah resmi mengamankan Savio dan Omar Marmoush, klub London utara itu dikabarkan tengah menjajaki opsi penyerang tambahan, dengan nama Georges Mikautadze dari Villarreal muncul sebagai kandidat kuat. Ketertarikan ini muncul di tengah spekulasi masa depan Cody Gakpo di Liverpool, yang kabarnya terbuka meninggalkan Anfield setelah kedatangan Bradley Barcola.
Menurut jurnalis Ben Jacobs dalam wawancaranya dengan Last Word on Spurs, Tottenham telah mengirimkan "pertanyaan" untuk Mikautadze sekitar sebulan lalu. Namun, Jacobs menilai minat tersebut mungkin sudah meredup dalam beberapa pekan terakhir. "Dia adalah salah satu alternatif (untuk Gakpo), dan mereka benar-benar melakukan pertanyaan tentang pemain tersebut mungkin sebulan lalu," ujarnya. "Soal harga, saya selalu diberi tahu bahwa itu adalah salah satu aspek, tetapi melihat harga yang Tottenham bayarkan dalam bisnis Premier League mereka, itu tidak akan sebanding dengan biaya Tonali atau semacamnya, tapi saya tidak yakin sekarang ini seaktif dua atau tiga minggu lalu."
Mikautadze, yang kini berusia 25 tahun, telah menunjukkan performa impresif di sejumlah liga Eropa. Setelah mencetak 23 gol di Ligue 2 bersama Metz pada 2022/23, ia pindah ke Ajax, lalu kembali ke Metz dengan status pinjaman dan mencetak 13 gol di Ligue 1 pada paruh kedua musim 2023/24. Pindah ke Lyon pada musim panas 2024, ia mencatatkan 11 gol dan enam assist di liga. Kini bersama Villarreal, ia mengakhiri musim pertamanya dengan 13 gol dan enam assist di LaLiga.
Jika dibandingkan dengan Gakpo, catatan Mikautadze dalam tiga musim terakhir memang lebih mentereng. Gakpo, yang bergabung dengan Liverpool pada Januari 2023, mencetak delapan gol dan lima assist di Premier League pada 2023/24, sepuluh gol dan empat assist pada 2024/25, serta tujuh gol dan lima assist pada musim lalu. Dalam hal keterlibatan gol, Mikautadze selalu mengungguli Gakpo di setiap musim tersebut. Bahkan, musim lalu Mikautadze mencatatkan dribel sukses per laga yang lebih tinggi (1,0 berbanding 0,9).
Dari sisi gaya bermain, Mikautadze bukan tipikal penyerang tengah murni. Ia lebih sering melebar atau turun menjadi gelandang serang, mirip dengan Marmoush. Fleksibilitas ini bisa menjadi nilai tambah bagi pelatih Roberto De Zerbi, yang tengah membangun lini serang dinamis. Namun, merekrut pemain asing selalu membawa risiko adaptasi, terutama di tengah musim. Sebaliknya, Gakpo sudah membuktikan diri di Premier League, menjadi juara liga dan konsisten mencetak gol dalam tiga setengah musim terakhir.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, bursa transfer ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa semakin berani mengambil risiko pada pemain muda dari liga-liga non-top. Mikautadze, yang sempat gagal di Ajax, kini menjadi rebutan setelah bersinar di Prancis dan Spanyol. Ini bisa menjadi pelajaran bagi pengembangan pemain Indonesia: kegagalan di satu klub bukan akhir segalanya, asalkan ada konsistensi dan jam terbang.
Dengan tenggat waktu bursa yang semakin dekat, keputusan Tottenham akan menentukan apakah mereka mendapatkan penyerang berpengalaman atau mengambil risiko dengan talenta asing. Jika Mikautadze bergabung, ia akan bersaing dengan Savio, Marmoush, dan pemain muda seperti Mathys Tel. Pertanyaannya, apakah De Zerbi berani mengorbankan kepastian demi potensi jangka panjang? Atau justru Gakpo yang lebih aman untuk mengejar target musim ini? Waktu yang akan menjawab.



