Ellie Scotney Naik Kelas, Tantang Tiara Brown demi Gelar Juara Dunia Dua Divisi
Baca dalam 60 detik
- Petinju Inggris Ellie Scotney akan menantang juara WBC kelas bulu Tiara Brown di Texas pada 8 November, dalam upaya meraih gelar di dua kelas berbeda.
- Laga ini menjadi salah satu dari empat pertarungan perebutan gelar dunia dalam kartu MVPW-07, yang juga menampilkan duel Alycia Baumgardner melawan Elif Nur Turhan.
- Kemenangan akan mengukuhkan Scotney sebagai juara dua divisi, sebuah pencapaian yang langka di era empat sabuk dan berpotensi mengangkat pamor tinju wanita global.

Ellie Scotney, petinju asal London, siap menapaki babak baru kariernya dengan menantang pemegang sabuk WBC kelas bulu, Tiara Brown, di Arlington, Texas, pada 8 November mendatang. Langkah ini diambil setelah Scotney mengosongkan status juara dunia tak terbantahkan di kelas super bantam pada April lalu, demi mengejar ambisi menjadi juara dunia dua divisi.
Pertarungan melawan Brown yang berusia 38 tahun akan menjadi laga pendukung utama dalam kartu MVPW-07, yang juga menampilkan tiga duel perebutan gelar dunia lainnya. Puncak acara akan mempertemukan Elif Nur Turhan yang mempertahankan sabuk IBF kelas ringan melawan Alycia Baumgardner. Scotney, yang memiliki rekor sempurna 12 kemenangan tanpa kekalahan, mengaku antusias menghadapi tantangan di kelas bulu (126 pon). "Saya tidak sabar memulai babak baru di 126 pon, di mana saya yakin dunia akan melihat yang terbaik dari diri saya," ujarnya. "Ini saatnya membuat sejarah baru dan menjadi juara dunia dua divisi."
Scotney, 28 tahun, mencatatkan namanya dalam sejarah tinju Inggris ketika menjadi juara dunia tak terbantahkan termuda di era empat sabuk setelah mengalahkan Mayelli Flores melalui keputusan mutlak di Olympia, April lalu. Kini, ia siap membuktikan bahwa kesuksesannya bukan kebetulan dengan naik kelas dan menghadapi lawan yang lebih berat. Keputusan ini juga menunjukkan keberanian Scotney untuk keluar dari zona nyaman, sebuah langkah yang jarang diambil petinju dengan rekor sempurna.
Di sisi lain, Baumgardner, yang memegang sabuk WBA, WBO, dan IBF kelas super bulu, juga berambisi menjadi juara dua divisi dengan naik ke kelas ringan. Rekor profesionalnya 18 kemenangan dari 20 pertarungan, dengan satu kekalahan dan satu no-contest. Sementara itu, Turhan, yang belum pernah kalah, akan melakukan pertahanan ketiga sabuk IBF-nya dalam laga yang direncanakan berlangsung 10 ronde. Laga ini diprediksi akan berjalan sengit karena kedua petinju sama-sama memiliki gaya agresif.
Kartu MVPW-07 juga menampilkan duel menarik lainnya, termasuk Ramla Ali asal Somalia-Inggris yang akan berebut sabuk WBO dan IBF kelas super bantam yang kosong melawan Mikiah Kreps dari Amerika. Ali, yang pernah tampil dalam pertarungan tinju profesional wanita pertama di Arab Saudi pada 2022, memiliki rekor 11 kemenangan dan dua kekalahan. Pertarungan terakhir dalam kartu ini mempertemukan Skye Nicolson dari Australia yang mempertahankan sabuk WBC kelas super bantam melawan Miyo Yoshida dari Jepang.
Bagi penggemar tinju di Indonesia, pertarungan ini menarik untuk disimak karena menunjukkan perkembangan pesat tinju wanita yang semakin mendapat tempat di panggung dunia. Kesuksesan Scotney dan petinju wanita lainnya diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi atlet muda Indonesia, terutama dalam mengembangkan karier di kancah internasional. Meski belum ada petinju Indonesia yang tampil di level ini, ajang seperti ini membuka peluang bagi petinju Asia Tenggara untuk menembus panggung dunia.
Dengan empat laga perebutan gelar dalam satu malam, MVPW-07 menjadi bukti bahwa tinju wanita tidak lagi dipandang sebelah mata. Promotor seperti Most Valuable Promotions terus memberikan panggung yang layak bagi para petinju wanita, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas pertarungan dan daya tarik bagi penonton global. Pertanyaannya, apakah langkah berani Scotney akan berbuah manis, atau justru menjadi batu loncatan bagi Brown untuk mempertahankan dominasinya? Jawabannya akan terjawab di atas ring Texas, dan dunia akan menyaksikan apakah sejarah baru akan tercipta.



