Rekor 9 Pelatih Anyar di Premier League: Siapa yang Selamat dari Pekan Pembuka?
Baca dalam 60 detik
- Sebanyak sembilan klub Premier League memulai musim dengan pelatih baru, sebuah rekor kompetisi yang menandai era transisi besar.
- Manchester City dan Liverpool nyaris tergelincir, sementara Chelsea dan Fulham meraih kemenangan tipis di laga perdana.
- Pekan pembuka menjadi ujian awal bagi para manajer anyar, dengan beberapa di antaranya langsung menghadapi tekanan besar.

Premier League mencatat sejarah baru sebelum musim 2025/2026 benar-benar bergulir: sembilan klub memulai kompetisi dengan pelatih baru, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pekan pertama yang berlangsung akhir pekan lalu pun menjadi panggung bagi para manajer anyar ini untuk membuktikan diri, dengan hasil beragam mulai dari kemenangan dramatis hingga kekalahan yang menyakitkan.
Di antara sembilan pelatih anyar tersebut, nama-nama seperti Enzo Maresca di Manchester City, Andoni Iraola di Liverpool, dan Xabi Alonso di Chelsea menjadi sorotan utama. Maresca, yang mewarisi tim dari Pep Guardiola, nyaris memulai dengan kekalahan sebelum dua gol telat membalikkan keadaan melawan Bournemouth. Sementara itu, Iraola harus puas dengan hasil imbang setelah penalti menit ke-99 menyelamatkan Liverpool dari kekalahan di kandang Newcastle United.
Alonso, yang ditunjuk sebagai pelatih Chelsea, memulai dengan kemenangan tipis atas Fulham di Craven Cottage. Gol cepat Morgan Rogers, rekrutan anyar senilai ยฃ117 juta, menjadi pembeda. Namun, performa kiper Robert Sanchez yang kembali melakukan blunder tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi Alonso. Di sisi lain, Fulham yang dilatih Alvaro Arbeloa harus menelan kekalahan meski sempat unggul lebih dulu, memperlihatkan bahwa masalah lini depan masih menjadi momok bagi tim asal London barat tersebut.
Hasil yang mengecewakan juga dialami oleh Oliver Glasner di Nottingham Forest. Pelatih asal Austria yang pernah membawa Crystal Palace meraih sukses di FA Cup dan Liga Europa itu harus mengakui keunggulan Leeds United 0-1. Glasner mengeluhkan bahwa ia tidak bisa serta-merta mengubah pemain menjadi seperti "Real Madrid era 70-an", namun tuntutan untuk segera meraih kemenangan dari pemilik klub, Evangelos Marinakis, jelas menjadi tekanan tersendiri. Kekalahan di laga pembuka menjadi pukulan telak bagi Forest yang musim lalu berganti pelatih empat kali.
Di sisi lain, kemenangan penting diraih Ipswich Town yang dilatih Gary O'Neil. Klub yang baru promosi itu menelan kekalahan di laga pembuka musim lalu, namun kali ini mereka berhasil mengalahkan Sunderland berkat gol dari Emersonn dan kontribusi Julio Enciso. O'Neil, yang sebelumnya bekerja sama dengan Enciso di Strasbourg, tampak puas dengan performa timnya. Namun, ia sadar masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, pekan pembuka ini memberikan gambaran awal tentang arah kompetisi. Dengan banyaknya pelatih baru, dinamika persaingan diprediksi akan semakin menarik. Beberapa klub seperti Manchester City dan Liverpool mungkin akan mengalami masa transisi, sementara klub-klub lain seperti Chelsea dan Fulham berusaha memanfaatkan situasi ini untuk bersaing di papan atas. Pertanyaannya, akankah para pelatih anyar ini mampu bertahan dari tekanan dan membawa timnya meraih sukses? Atau justru akan menjadi korban berikutnya dari siklus pergantian pelatih yang kerap terjadi di Premier League?



