Aston Villa Kian Dekat Rekrut Joel Ordonez, Bek Muda Ekuador Pengganti Konsa
Baca dalam 60 detik
- Kesepakatan personal antara Aston Villa dan Joel Ordonez telah tercapai, membuka jalan bagi transfer bek tengah asal Ekuador tersebut.
- Villa berencana menebus klausul sekitar £43 juta kepada Club Brugge, angka yang sama dengan tawaran Liverpool pada Januari lalu.
- Jika jadi direkrut, Ordonez diharapkan menjadi investasi jangka panjang menggantikan Ezri Konsa yang hengkang ke Arsenal.

Aston Villa semakin serius dalam upaya mendatangkan bek tengah Joel Ordonez dari Club Brugge. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa kesepakatan personal dengan pemain berusia 22 tahun itu telah tercapai, menjadikannya prioritas utama untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ezri Konsa di lini pertahanan.
Langkah ini diambil di tengah hiruk-pikuk bursa transfer musim panas yang masih menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi tim asuhan Unai Emery. Selain harus mencari pengganti Konsa yang pindah ke Arsenal pekan lalu, Villa juga dihadapkan pada godaan besar dari Al-Hilal untuk melepas Ollie Watkins. Situasi ini membuat manajemen klub bergerak cepat untuk mengamankan amunisi baru sebelum jendela transfer ditutup.
Ordonez bukanlah nama asing di pentas Eropa. Selama membela Club Brugge, ia telah mengoleksi 22 penampilan di Liga Champions dan 20 caps bersama tim nasional Ekuador. Pada musim lalu, ia menjadi pilar penting dengan 46 penampilan di semua kompetisi, serta mencatatkan rata-rata 6,7 kontribusi defensif per 90 menit di Liga Belgia. Angka-angka ini menunjukkan bahwa ia bukan sekadar pemain muda potensial, melainkan sudah terbukti di level tertinggi.
Kehadiran Ordonez diharapkan menjadi solusi jangka panjang. Dengan usia yang terpaut enam tahun lebih muda dari Konsa, ia dinilai memiliki masa depan cerah. Namun, Villa juga memiliki opsi internal, yaitu Modou Keba Cisse, pemain muda yang sempat disebut-sebut Emery sebagai bagian dari rencana musim ini. Meski begitu, pengalaman Cisse yang baru 45 penampilan bersama LASK di Austria membuatnya belum siap bersaing memperebutkan tempat utama di starting XI.
Menurut laporan TEAMtalk, Ordonez telah memberikan lampu hijau untuk pindah ke Villa Park. Namun, negosiasi antar klub masih berlangsung, dengan Club Brugge yang dikabarkan membanderol pemainnya dengan harga selangit. Angka £43 juta menjadi titik temu yang potensial, mengingat Liverpool sempat sepakat membayar nominal tersebut sebelum akhirnya mundur. Kini, peluang itu terbuka lebar bagi Villa untuk menyelesaikan kesepakatan.
Dari perspektif Indonesia, kepindahan pemain sekaliber Ordonez ke Premier League selalu menarik untuk disimak. Kompetisi tertinggi Inggris kerap menjadi barometer bagi para penggemar sepak bola Tanah Air. Kehadirannya di Villa Park tidak hanya memperkaya kualitas liga, tetapi juga bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk bermimpi menembus panggung Eropa. Selain itu, nilai transfer yang fantastis menunjukkan bahwa klub-klub Eropa tidak ragu menggelontorkan dana besar demi pemain muda berbakat, sebuah pelajaran berharga bagi pengembangan sepak bola nasional.
Jika transfer ini tuntas, Villa akan mendapatkan bek tengah yang siap bersaing dengan Pau Torres dan Victor Lindelof. Pertanyaannya, mampukah Ordonez beradaptasi dengan kerasnya Premier League? Atau justru Villa akan kembali ditinggalkan oleh pemain bintangnya di musim depan? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi satu hal yang pasti: langkah Villa ini menunjukkan ambisi mereka untuk tetap kompetitif di kancah domestik maupun Eropa.



