Bayern Munich Kunci Gelar Perdana Musim Ini: Kemenangan 2-1 atas Dortmund di Franz Beckenbauer Supercup
Baca dalam 60 detik
- Bayern Munich memastikan trofi pertama musim 2025/2026 setelah menaklukkan Borussia Dortmund 2-1 di Franz Beckenbauer Supercup.
- Michael Olise tampil sebagai bintang dengan satu gol dan satu assist, sekaligus mencatatkan namanya sebagai Man of the Match.
- Kemenangan ini memperpanjang dominasi Bayern di ajang Supercup, dengan total 12 gelar sepanjang sejarah.

Bayern Munich memastikan trofi pertamanya musim ini dengan kemenangan tipis 2-1 atas Borussia Dortmund dalam Franz Beckenbauer Supercup. Laga yang berlangsung di Signal Iduna Park itu tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi skuad asuhan Vincent Kompany, tetapi juga mencatatkan sejumlah rekor dan debut yang menarik untuk disimak.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bagi Bayern yang musim lalu kehilangan gelar Bundesliga dari Bayer Leverkusen. Dengan tambahan satu trofi, tim asal Bavaria itu menunjukkan ambisinya untuk kembali mendominasi sepak bola Jerman. Di sisi lain, Dortmund harus mengakui keunggulan lawan meski sempat memberikan perlawanan sengit di babak kedua.
Michael Olise menjadi sorotan utama setelah penampilannya yang impresif sepanjang 90 menit. Pemain asal Prancis itu terlibat langsung dalam sembilan percobaan tembakan, lima di antaranya ia lepaskan sendiri dan empat lainnya ia ciptakan untuk rekan setim. Kontribusinya berujung pada satu gol dan satu assist, menjadikannya Man of the Match yang layak.
Dari kubu Dortmund, Fabio Silva kembali menunjukkan ketajamannya sebagai pemain pengganti. Gol yang ia cetak pada laga ini merupakan yang keempat kalinya ia mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan. Catatan ini menegaskan peran pentingnya sebagai supersub bagi timnya.
Pertandingan ini juga menjadi panggung debut bagi sejumlah pemain baru. Nathaniel Brown, yang baru bergabung dari Eintracht Frankfurt, langsung membuka rekening golnya pada laga perdananya. Sementara itu, empat pemain Dortmund—Joane Gadou, Konstantinos Karetsas, Giannis Konstantelias, dan Joey Veerman—mendapatkan menit bermain pertama mereka bersama klub. Ismael Saibari juga menjalani laga perdananya setelah pindah ke Bayern.
Di tengah euforia kemenangan, ada juga momen kurang menyenangkan bagi Ramy Bensebaini. Bek asal Aljazair itu menerima kartu merah langsung pertamanya di sepak bola Jerman, setelah sebelumnya empat kali diusir wasit akibat akumulasi kartu kuning. Kejadian ini menjadi catatan tersendiri bagi performa Bayern di laga tersebut.
Secara statistik, Bayern menunjukkan superioritas yang jelas. Mereka tidak terkalahkan dalam sembilan laga tandang terakhir melawan Dortmund di semua kompetisi, dengan rincian tujuh kemenangan dan dua hasil imbang. Catatan ini mempertegas dominasi mereka dalam Der Klassiker, setidaknya dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena memperlihatkan kualitas individu dan kolektif dua raksasa Bundesliga. Meski tidak ada pemain Asia Tenggara yang tampil, gaya permainan cepat dan pressing tinggi yang ditampilkan kedua tim bisa menjadi bahan pembelajaran bagi perkembangan sepak bola nasional.
Dengan kemenangan ini, Bayern mengirim pesan jelas kepada para pesaingnya di Bundesliga. Namun, pertanyaan besarnya adalah: apakah mereka mampu mempertahankan konsistensi ini sepanjang musim? Mengingat jadwal padat dan persaingan yang semakin ketat, tantangan sesungguhnya baru saja dimulai.



