Füllkrug Cetak Gol ke-50 untuk Werder Bremen: Kembalinya Sang Penyerang ke Pelukan Fans
Baca dalam 60 detik
- Niclas Füllkrug mencetak gol ke-50 untuk Werder Bremen dalam kemenangan 3-0 atas Lüneburger SK Hansa di putaran pertama DFB Pokal.
- Kepulangan Füllkrug dari West Ham United disambut hangat oleh fans, dan ia mengaku sangat merindukan atmosfer Weserstadion.
- Pelatih Daniel Thioune menilai kehadiran Füllkrug dan Ludovit Reis akan menjadi kunci kekuatan Bremen di Bundesliga musim ini.

Niclas Füllkrug kembali menjadi pusat perhatian di laga perdana Werder Bremen di DFB Pokal. Penyerang berusia 33 tahun itu mencetak gol penalti pada menit ke-53 yang membawa timnya menang telak 3-0 atas Lüneburger SK Hansa di Millerntor-Stadion, Sabtu (16/8/2025). Gol tersebut bukan sekadar pelengkap kemenangan, melainkan menandai capaian pribadi yang istimewa: gol ke-50 untuk Bremen di semua kompetisi.
Pertandingan yang berlangsung di kandang St. Pauli itu sejatinya tidak berjalan mulus bagi Bremen. Jens Stage membuka keunggulan pada menit ke-11, namun perlawanan tim divisi lima Jerman itu cukup merepotkan hingga turun minum. Baru setelah Füllkrug mengeksekusi penalti dengan tenang mengecoh kiper Arne Exner, permainan Bremen mulai mengalir. Ludovit Reis, rekrutan anyar lainnya, memastikan kemenangan dengan gol di penghujung laga.
Bagi Füllkrug, momen ini terasa sangat emosional. Setelah dua tahun berkarier di luar Bremen—bersama Borussia Dortmund dan West Ham United—ia kembali ke klub yang membesarkan namanya. “Hal terbaik hari ini adalah melihat para penggemar Werder lagi. Saya sangat merindukan mereka,” ujarnya kepada Sky Germany. “Kami telah menikmati perjalanan istimewa bersama, Werder dan saya.”
Perjalanan Füllkrug bersama Bremen memang penuh liku. Debutnya terjadi pada Januari 2012 di bawah asuhan Thomas Schaaf, saat usianya baru 18 tahun. Setelah sempat berpindah ke Greuther Fürth, Nuremberg, dan Hannover, ia kembali ke Weserstadion pada 2019. Meski gagal mencegah degradasi ke Bundesliga 2 pada 2021, gol-golnya menjadi motor utama kebangkitan Bremen ke kasta tertinggi. Puncaknya, ia menjadi top skor bersama Bundesliga musim 2023/24 dengan 16 gol, yang membawanya pindah ke Dortmund.
Kini, dengan status pinjaman dari West Ham selama semusim, Füllkrug tak hanya diharapkan menjadi mesin gol, tetapi juga mentor bagi pemain muda. “Saya berharap bisa memberi dukungan di lini depan dan menjadi figur yang bisa diandalkan bagi para pemain muda,” katanya. Ia menyebut Paul Erevbenagie, Salim Musah, dan Ceddy Itten sebagai talenta yang perlu terus berkembang.
Pelatih Daniel Thioune menyambut positif adaptasi Füllkrug. “Penting bagi kami memiliki Ludovit dan Niclas di lapangan hari ini,” katanya. “Yang terpenting, kami lolos ke babak berikutnya.” Namun, ujian sesungguhnya menanti saat Bremen menjamu Freiburg di laga perdana Bundesliga. Füllkrug sendiri mengaku tak sabar kembali merumput di Weserstadion, stadion yang selama ini menjadi saksi bisu kejayaannya.
“Cinta yang saya terima luar biasa. Saya tidak pernah menyangka akan sebesar ini,” ungkapnya. “Dalam dua tahun, saya tidak menyadari betapa saya merindukannya.” Pertanyaan besarnya kini: akankah Füllkrug mampu mengulang performa emasnya dan membawa Bremen bersaing di papan atas Bundesliga? Jawabannya akan mulai terlihat akhir pekan ini.



