Akanji Sambut Stones di Inter: Duet Bek City Terulang demi Scudetto Beruntun
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan mengawali musim dengan merekrut tiga pemain Timnas Inggris, termasuk John Stones yang kembali dipasangkan dengan Manuel Akanji.
- Akanji menilai skuad Nerazzurri musim ini lebih dalam dan siap bersaing di Serie A serta Liga Champions.
- Kedatangan pemain berlabel Premier League diharapkan memperkuat ambisi Inter mempertahankan gelar dan menembus fase akhir Eropa.

Manuel Akanji akan kembali berduet dengan John Stones di lini belakang Inter Milan saat mereka membuka musim Serie A melawan Monza di San Siro, Sabtu (17/8) malam WIB. Bek asal Swiss itu mengaku kedatangan mantan rekan setimnya di Manchester City menjadi suntikan moral besar bagi skuad Nerazzurri yang musim lalu meraih double domestik.
Inter tidak setengah-setengah dalam bursa transfer musim panas ini. Mereka mendatangkan tiga pemain Timnas Inggris yang diproyeksikan tampil di Piala Dunia 2026, yakni Stones, Curtis Jones, dan Djed Spence. Dari ketiganya, Akanji adalah sosok yang paling dekat dengan Stonesโduet mereka pernah menjadi tembok kokoh di belakang Manchester City.
โSaya berusaha membantunya semaksimal mungkin. Saya ajak dia latihan, ke beberapa restoran, dan berkeliling kota,โ ujar Akanji kepada DAZN Italia. โIni cara terbaik memulai musim, di kandang bersama salah satu sahabat baik saya. Semoga kami bisa menang di laga perdana.โ
Kedatangan Stones memang bukan sekadar nostalgia. Inter ingin memperbaiki catatan mereka di Liga Champions setelah musim lalu hanya sampai babak 16 besar. Dengan tambahan Spence yang bisa bermain di kedua sisi sayap dan Jones yang membawa karakter berbeda, pelatih Simone Inzaghi punya lebih banyak opsi rotasi tanpa menurunkan kualitas.
- Inter memenangi Scudetto dan Coppa Italia musim lalu (double domestik).
- Tiga rekrutan anyar berasal dari skuad Inggris yang lolos Piala Dunia 2026: Stones, Jones, Spence.
- Akanji dan Stones pernah menjadi duet bek utama Manchester City.
- Laga pembuka Serie A: Inter vs Monza di San Siro.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah Inter ini menunjukkan ambisi mereka untuk tidak berpuas diri. โKami punya skuad yang lebih besar, jadi jika ada cedera, kualitasnya tetap terjaga. Tapi kami harus membuktikannya di lapangan, bukan hanya di atas kertas,โ tegas Akanji.
Di Indonesia, keputusan Inter merekrut pemain-pemain Inggris ini menarik perhatian karena Serie A semakin kompetitif. Banyak penggemar tanah air yang mengikuti perkembangan Liga Italia melalui siaran langsung, dan kehadiran nama-nama besar seperti Stones tentu menambah daya tarik. Selain itu, strategi Inter bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia Tenggara yang ingin membangun skuad dalamโbukan sekadar mengandalkan satu atau dua bintang.
Pertanyaan besarnya, mampukah Inzaghi meramu semua talenta baru ini menjadi satu kesatuan yang solid? Jika ya, bukan tidak mungkin Inter mengakhiri puasa gelar Liga Champions yang sudah lama dinanti. Namun, persaingan dengan Juventus, AC Milan, dan Napoli dipastikan lebih sengit musim ini.



