Michelle Pfeiffer Bantah Pensiun: Aktris Legendaris Justru Makin Betah di Layar Kecil
Baca dalam 60 detik
- Aktris peraih nominasi Oscar itu menegaskan tak akan meninggalkan industri hiburan, meski sebelumnya sempat menyatakan enggan membintangi film sebagai pemeran utama.
- Pfeiffer mengaku lebih menikmati proyek ensemble dan serial televisi modern yang menawarkan karakter lebih kompleks, terutama peran perempuan.
- Pernyataan ini muncul setelah kabar pensiunnya beredar luas, namun ia menegaskan bahwa komentarnya hanya soal preferensi, bukan pengunduran diri.

Michelle Pfeiffer, aktris legendaris yang namanya melekat lewat film-film seperti Scarface dan Batman Returns, memastikan bahwa dirinya belum berniat meninggalkan dunia akting. Pernyataan ini sekaligus meluruskan pemberitaan sebelumnya yang sempat menyeret namanya ke isu pensiun, setelah ia mengaku "tidak ingin lagi membintangi film" dalam sebuah wawancara.
Klarifikasi tersebut disampaikan Pfeiffer saat menjadi bintang tamu di The Tonight Show bersama Jimmy Fallon. Dengan nada santai namun tegas, ia menyebut kabar soal dirinya pensiun sebagai sesuatu yang konyol. "Mereka selalu bilang saya pensiun. Dari mana datangnya itu?" ujarnya, seraya menegaskan bahwa pernyataannya sebelumnya hanya soal kecintaannya pada proyek ensemble, bukan soal mundur dari industri.
Sebelumnya, dalam acara THR x Apple TV's Leading the Narrative: The Women of Apple TV, Pfeiffer memang melontarkan pernyataan yang memicu spekulasi. "Saya tidak ingin lagi membintangi film, demi Tuhan. Saya hanya ingin main di proyek ensemble. Itu jauh lebih menyenangkan," katanya kala itu. Namun, kini ia menegaskan bahwa dirinya tetap terbuka untuk menjadi pemeran utama, dan pernyataan tersebut hanya menggambarkan preferensi pribadinya terhadap format produksi yang lebih kolaboratif.
Pfeiffer juga mengungkapkan kekagumannya pada kualitas serial televisi modern, khususnya yang menampilkan karakter perempuan yang kompleks dan tidak sempurna. "Saya sangat terkesan dengan penampilan para aktris di televisi. Mereka benar-benar mendominasi," pujinya. Aktris yang kini aktif di serial Margo's Got Money Troubles dan The Madison ini menilai bahwa medium televisi memberi ruang lebih luas untuk mengeksplorasi kedalaman emosi dan konflik batin tokoh.
Ketertarikannya pada karakter yang rumit itu pula yang membuatnya jatuh hati pada Margo's Got Money Troubles. Ia bahkan mengaitkan pesan cerita tersebut dengan kutipan bijak yang sering diatribusikan pada Robin Williams, tentang pentingnya bersikap baik karena setiap orang sedang berjuang melawan masalah yang tak terlihat. "Itu, bagi saya, merangkum pesan dari serial ini. Saya bangga menjadi bagian di dalamnya," tuturnya.
Di sisi lain, Pfeiffer juga mengakui bahwa dirinya sempat ragu ketika menerima tawaran bermain dalam film komedi. Dalam Oh. What. Fun. yang disutradarai Michael Showalter, ia awalnya merasa gugup dan bahkan bercanda bahwa sutradaranya harus "memoles" penampilannya. "Saya tidak pernah merasa lucu," katanya. Namun, seiring berjalannya syuting, kepercayaan dirinya tumbuh berkat hubungan yang solid dengan sang sutradara, dan ia pun semakin berani bereksperimen.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini tentu melegakan. Pfeiffer adalah salah satu aktris Hollywood yang karyanya banyak dinikmati lintas generasi, dari era VHS hingga platform streaming. Fenomena aktor senior yang beralih ke serial televisi juga mulai terasa di industri hiburan Tanah Air, di mana banyak nama besar justru menemukan ruang eksplorasi baru di platform digital. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan lanskap industri kreatif tidak hanya terjadi di Amerika, tetapi juga menjadi tren global yang memengaruhi cara aktor memandang karier mereka.
Ke depan, publik tentu menantikan langkah Pfeiffer selanjutnya. Apakah ia akan tetap konsisten dengan pilihan proyek ensemble, atau justru kembali ke layar lebar dengan peran utama yang lebih menantang? Yang jelas, aktris berusia 66 tahun ini masih memiliki energi dan semangat untuk terus berkarya, membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap relevan di industri yang terus berubah.



