Ellyes Skhiri Kembali ke Cologne: Kontrak Dua Tahun, Misinya Gantikan Peran Kunci di Lini Tengah
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Timnas Tunisia, Ellyes Skhiri, resmi kembali ke Cologne dengan kontrak dua tahun setelah tiga musim membela Eintracht Frankfurt.
- Kehadiran Skhiri diharapkan memperkuat lini tengah Cologne dengan pengalaman dan kepemimpinan, sekaligus menjadi mentor bagi pemain muda.
- Kepulangan Skhiri menjadi sinyal ambisi Cologne untuk bersaing di papan atas Bundesliga dan tampil kompetitif di kompetisi Eropa.

Kembalinya Ellyes Skhiri ke Cologne bukan sekadar nostalgia. Gelandang berusia 31 tahun itu menandatangani kontrak dua tahun, tiga tahun setelah hengkang ke Eintracht Frankfurt. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Cologne serius membangun skuad kompetitif untuk musim 2025/2026.
Skhiri bukan wajah asing di RheinEnergieStadion. Sebelum pindah ke Frankfurt, ia mencatatkan 133 penampilan kompetitif untuk Cologne dalam empat tahun (2019-2023). Salah satu momen paling dikenang adalah golnya di play-off degradasi 2021 yang menyelamatkan klub tetap bertahan di Bundesliga. Ia juga menjadi bagian penting saat Cologne tampil di Liga Konferensi Eropa 2022/2023.
Direktur Manajemen Cologne, Thomas Kessler, mengungkapkan alasan di balik keputusan ini. "Kami mengenal Ellyes dengan sangat baik selama bertahun-tahun. Dalam membangun skuad, penting bagi kami tidak hanya membawa kualitas olahraga, tetapi juga pengalaman dan kepemimpinan. Ellyes sangat cocok dengan profil yang kami cari," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa Skhiri tidak hanya diharapkan tampil di lapangan, tetapi juga menjadi pemimpin di ruang ganti.
Selama tiga musim di Frankfurt, Skhiri tampil 117 kali di berbagai kompetisi, termasuk Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi Eropa. Pengalaman bermain di level tertinggi Eropa ini menjadi aset berharga bagi Cologne yang musim lalu hanya finis di papan tengah. Selain itu, Skhiri juga merupakan kapten Timnas Tunisia dengan 86 caps, termasuk tampil di Piala Dunia 2026.
Kepulangan Skhiri juga membawa dampak bagi penggemar sepak bola Indonesia. Sebagai salah satu liga terpopuler yang disiarkan di Indonesia, Bundesliga selalu menarik perhatian. Kehadiran pemain sekaliber Skhiri di Cologne menambah daya tarik pertandingan, terutama bagi penggemar yang ingin melihat aksi gelandang bertahan kelas dunia. Selain itu, pengalaman Skhiri di Piala Dunia bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia yang bercita-cita berkarier di Eropa.
Skhiri sendiri mengaku antusias kembali ke klub yang membesarkan namanya. "Saya senang bisa kembali. Saya tidak pernah melupakan Effzeh dan selalu berhubungan dengan beberapa orang. Saya termotivasi untuk sukses di sini lagi dan akan memberikan segalanya untuk Effzeh dan para penggemar," katanya. Ia akan mengenakan nomor punggung 6, nomor yang identik dengan posisinya sebagai gelandang bertahan.
Skhiri langsung bergabung dengan rekan setimnya dalam latihan pada Jumat lalu. Ia berpeluang menjalani debut keduanya bersama Cologne pada laga putaran pertama DFB-Pokal melawan Wรผrzburger Kickers, Senin depan. Setelah itu, Cologne akan memulai kampanye Bundesliga dengan menjamu Hoffenheim di akhir pekan berikutnya.
Dengan kembalinya Skhiri, Cologne tidak hanya mendapatkan pemain berpengalaman, tetapi juga sosok yang memahami budaya klub. Pertanyaannya, akankah Skhiri mampu mengulang performa terbaiknya dan membawa Cologne menembus papan atas? Atau justru ini menjadi langkah mundur karena usianya yang tak lagi muda? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun satu hal pasti: lini tengah Cologne kini memiliki jangkar yang solid.



