BMKG: Jakarta Selatan dan Timur Diguyur Hujan Ringan Sore Ini, Suhu Capai 32 Derajat
Baca dalam 60 detik
- Prakiraan cuaca BMKG menunjukkan hujan ringan hanya melanda Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada sore hingga malam hari, sementara wilayah lainnya cerah berawan.
- Suhu udara di ibu kota diprediksi berkisar antara 25 hingga 32 derajat Celsius, dengan kondisi panas yang masih mendominasi siang hari.
- Masyarakat di dua wilayah tersebut disarankan menyiapkan payung atau jas hujan, sementara aktivitas luar ruangan di wilayah lain tetap aman.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan bakal mengguyur sebagian wilayah DKI Jakarta pada Jumat sore, dengan titik fokus di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sementara itu, empat wilayah lainnya—Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu—diprediksi tetap cerah hingga berawan sepanjang sore hingga malam.
Prakiraan ini dirilis BMKG melalui laman resminya dan menjadi perhatian bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan. Pada pagi hari, seluruh kawasan Jakarta diprediksi cerah, kemudian berubah menjadi cerah berawan saat memasuki siang. Perubahan signifikan baru terjadi menjelang sore, ketika awan hujan mulai terbentuk di bagian selatan dan timur ibu kota.
Kondisi ini tidak terlepas dari dinamika atmosfer yang masih dipengaruhi oleh musim pancaroba. Menurut analis cuaca, pola hujan lokal seperti ini umum terjadi di Jakarta saat transisi musim, di mana uap air terkonsentrasi di wilayah yang lebih dekat dengan pegunungan, seperti Depok dan Bogor yang berbatasan dengan Jakarta Selatan dan Timur.
Bagi warga Jakarta Selatan dan Timur, hujan sore ini berpotensi mengganggu perjalanan pulang kerja. Kepala BMKG dalam keterangannya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap genangan air di sejumlah ruas jalan yang rawan, meskipun intensitas hujan diprediksi ringan. “Hujan ringan tetap bisa menyebabkan kemacetan jika terjadi bersamaan dengan jam pulang kantor,” ujarnya.
Dari sisi suhu, BMKG mencatat suhu udara di Jakarta pada hari ini berkisar antara 25 derajat Celsius pada pagi hari hingga 32 derajat Celsius saat siang. Angka ini masih dalam batas normal untuk bulan ini, namun tetap perlu diwaspadai mengingat paparan panas berlebih dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan seperti ISPA, sebagaimana diingatkan para pakar kesehatan.
Fenomena cuaca ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim. Jakarta, sebagai kota pesisir dengan kepadatan penduduk tinggi, rentan terhadap dampak cuaca ekstrem. Meski hujan kali ini ringan, pola curah hujan yang tidak menentu dalam beberapa tahun terakhir menuntut perbaikan infrastruktur drainase dan sistem peringatan dini yang lebih responsif.
Ke depan, warga Jakarta diharapkan semakin terbiasa memantau informasi cuaca secara real-time melalui kanal resmi BMKG. Pertanyaannya, apakah pemerintah kota sudah cukup siap menghadapi potensi hujan lebat yang kerap datang tiba-tiba di tengah musim pancaroba? Kesiapan ini menjadi kunci untuk meminimalkan dampak banjir dan gangguan aktivitas harian.



