Liverpool Punya Permata 16 Tahun yang Bisa Rebut Nomor 7 Wirtz
Baca dalam 60 detik
- Josh Abe, winger 16 tahun, dianggap sebagai talenta paling menjanjikan di akademi Liverpool saat ini.
- Penampilan impresif di pramusim dan statistik 8 gol dari 10 laga U18 membuatnya layak diperhitungkan.
- Jika Wirtz terus kesulitan, bukan tidak mungkin Abe mengambil alih peran dan nomor punggungnya di masa depan.

Liverpool tengah menghadapi dilema di lini serang. Florian Wirtz, yang didatangkan dengan harga selangit, belum juga menunjukkan konsistensi bersama The Reds. Meski sempat mencetak gol untuk Jerman saat jeda internasional, performanya di level klub masih jauh dari ekspektasi. Manajer Andoni Iraola pun dituntut mencari solusi alternatif untuk mengoptimalkan lini depan.
Nama Michael Olise mencuat sebagai target ambisius. Winger Bayern Munich itu disebut-sebut sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Harry Kane bahkan pernah melabelinya sebagai winger terbaik. Musim lalu, Olise menorehkan 22 gol dan 26 assist, dan musim ini ia sudah mengoleksi delapan gol serta tiga assist dari tujuh pertandingan. Namun, harga 171 juta poundsterling dan keengganan Bayern melepasnya membuat transfer ini nyaris mustahil.
Di tengah kebuntuan itu, Liverpool sebenarnya memiliki solusi internal yang tak banyak dibicarakan: Josh Abe. Pemain berusia 16 tahun ini disebut sebagai jawaban Liverpool untuk Michael Olise. Seorang scout bahkan menilainya sebagai winger terbaik di negaranya pada kelompok umur tersebut. Gaya bermainnya yang kidal, gemar menusuk ke dalam, dan kemampuan manipulasi bola mengingatkan pada Bukayo Saka dan Olise.
Yang membuat Abe semakin menarik adalah kesetiaannya. Ia dikabarkan menolak tawaran fantastis dari klub lain dan memilih tetap di Merseyside. Sikap ini menunjukkan kedewasaan dan bimbingan yang baik, modal penting untuk mempercepat jalan menuju tim utama. Meski belum debut di level senior, penampilannya di pramusim bersama Iraola sempat mencuri perhatian.
Liverpool memang sedang dalam fase transisi. Setelah meraih gelar di bawah Arne Slot pada 2025, performa tim justru menurun. Padahal, skuad di atas kertas semakin kuat dengan kehadiran Alexander Isak, Hugo Ekitike, dan Bradley Barcola. Rio Ngumoha juga menjelma sebagai salah satu pemain muda terbaik dunia. Namun, kedalaman skuad di sektor sayap tetap perlu diantisipasi, terutama jika Wirtz terus gagal memenuhi ekspektasi.
Kehadiran Abe dan Ngumoha bisa menjadi jawaban jangka panjang. Keduanya berpotensi mengisi posisi yang ditinggalkan Mohamed Salah atau mengambil alih nomor 7 milik Wirtz jika sang pemain Jerman itu hengkang. Dengan bimbingan yang tepat, bukan tidak mungkin Abe melampaui ekspektasi dan menjadi bintang Anfield di masa depan.
Pertanyaannya, akankah Liverpool berani memberi kesempatan kepada pemain muda seperti Abe, atau justru kembali sibuk berburu bintang mahal di pasar transfer? Keputusan Iraola dalam beberapa bulan ke depan akan sangat menentukan arah regenerasi The Reds.



