Tottenham Lebih Butuh Marmoush daripada Gakpo dan Savinho
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Omar Marmoush untuk kontrak jangka panjang, dengan nilai transfer sekitar ยฃ68 juta.
- Marmoush dianggap lebih produktif dan eksplosif dibandingkan Gakpo dan Savinho, berdasarkan statistik musim 2024/25 yang impresif.
- Jika transfer ini terwujud, Spurs akan mendapatkan penyerang serba bisa yang bisa menjadi solusi jangka panjang di lini depan.

Tottenham Hotspur tengah serius memburu penyerang Manchester City, Omar Marmoush, sebagai prioritas utama di bursa transfer musim panas ini. Kabar yang beredar menyebut kesepakatan pribadi telah diraih, dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai ยฃ68 juta. Langkah ini diyakini sebagai jawaban atas kebutuhan Spurs akan ketajaman di lini depan, yang musim lalu hanya mampu mengandalkan Dominic Solanke dengan enam gol.
Ketertarikan Tottenham pada Marmoush muncul di tengah upaya mereka memperkuat sayap dan lini serang. Sebelumnya, nama-nama seperti Cody Gakpo dari Liverpool dan Savinho dari Manchester City juga dikaitkan. Namun, analisis statistik menunjukkan bahwa Marmoush menawarkan lebih dari sekadar potensi. Pada musim 2024/25, pemain asal Mesir ini mencetak 28 gol dan 17 assist dalam 51 pertandingan bersama Eintracht Frankfurt sebelum pindah ke City pada Januari 2025. Angka tersebut jauh melampaui produktivitas Gakpo maupun Savinho pada musim yang sama.
Perbandingan langsung antara Marmoush dan Gakpo pada musim 2024/25 menunjukkan keunggulan eks pemain Frankfurt itu dalam berbagai aspek. Di Bundesliga, Marmoush hampir mencetak satu gol per pertandingan, dengan catatan dribel sukses dan umpan progresif yang lebih banyak. Ia juga lebih efisien dalam membawa bola ke depan. Sementara itu, Savinho, yang baru bergabung dengan City, mencatatkan 13 assist di Premier League, tetapi hanya bermain 1.502 menit pada musim 2025/26 karena kurang mendapat kepercayaan dari Pep Guardiola.
Bagi Tottenham, mendatangkan Marmoush bukan sekadar menambah amunisi serangan, tetapi juga memberikan fleksibilitas taktis. Pemain berusia 27 tahun ini mampu bermain sebagai penyerang tengah maupun sayap, dengan kecepatan dan tembakan keras yang menjadi ciri khasnya. Pelatih Roberto De Zerbi, yang dikenal dengan pendekatan menyerang, diyakini akan memanfaatkan kemampuan tersebut untuk meningkatkan kreativitas tim. Namun, Spurs juga harus mewaspadai persaingan dari klub lain, mengingat Chelsea yang membanderol Pedro Neto dengan harga ยฃ100 juta sebagai alternatif.
Dampak transfer ini juga terasa di Indonesia, mengingat tingginya minat penggemar sepak bola Tanah Air terhadap Liga Inggris. Kehadiran pemain sekaliber Marmoush di Tottenham akan menambah daya tarik pertandingan Spurs, yang kerap menjadi sorotan. Selain itu, nilai transfer yang fantastis menunjukkan betapa kompetitifnya bursa transfer Eropa, yang bisa menjadi pelajaran bagi pengelola liga domestik Indonesia untuk terus mengembangkan kualitas kompetisi.
Meski demikian, masih ada tanda tanya mengenai konsistensi Marmoush. Musim 2025/26 ia hanya bermain 1.393 menit, jauh di bawah ekspektasi. Namun, catatan impresifnya di Bundesliga dan performa apik bersama tim nasional Mesir menunjukkan bahwa ia mampu tampil di level tertinggi. Jika Tottenham berhasil mengamankan jasanya, bukan tidak mungkin Marmoush akan menjadi salah satu pembelian terbaik musim ini.
Ke depannya, keputusan Tottenham untuk memprioritaskan Marmoush daripada Gakpo dan Savinho akan menjadi ujian bagi strategi rekrutmen mereka. Apakah langkah ini akan membawa Spurs kembali ke papan atas? Atau justru menjadi bumerang karena tekanan ekspektasi yang tinggi? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi satu hal yang pasti: lini serang Tottenham musim depan akan jauh lebih menarik untuk disaksikan.



