Polisi Datangi Rumah Keluarga Brian Hickerson Usai Kematian Hayden Panettiere: Ada Apa?
Baca dalam 60 detik
- Polisi melakukan pemeriksaan kesejahteraan di kediaman keluarga Brian Hickerson, tiga hari setelah Hayden Panettiere ditemukan tak bernyawa.
- Brian Hickerson, mantan kekasih yang pernah dipenjara karena kekerasan domestik, disebut hadir di lokasi saat aktris itu mengembuskan napas terakhir.
- Penyebab kematian Hayden belum diumumkan, namun rekaman radio petugas menyebut kata 'overdosis' dan 'henti jantung'.

Greenville, Amerika Serikat โ Tiga hari setelah aktris Hayden Panettiere ditemukan tak bernyawa di kediamannya di Carolina Selatan, aparat kepolisian setempat mendatangi rumah yang dikaitkan dengan keluarga Brian Hickerson, mantan kekasih yang sempat menjalani hukuman penjara terkait kekerasan dalam rumah tangga. Kunjungan yang berlangsung Rabu pagi itu disebut sebagai pemeriksaan kesejahteraan, bukan bagian dari penyelidikan kematian Panettiere.
Menurut laporan Page Six, petugas dari Kepolisian Greenville tiba di lokasi sekitar pukul 08.20 waktu setempat. Mereka mengetuk sejumlah pintu, namun tidak mendapat respons sehingga meninggalkan lokasi beberapa menit kemudian. Juru bicara kepolisian menegaskan kepada People bahwa panggilan itu tidak berkaitan dengan investigasi kematian Panettiere dan tidak memerlukan laporan insiden.
Kematian Panettiere yang berusia 36 tahun pada Minggu (16/8) mengguncang industri hiburan. Aktris yang dikenal lewat perannya di serial Heroes dan Nashville itu ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri sekitar pukul 13.50. Tim medis sempat memberikan bantuan hidup lanjutan, namun upaya resusitasi gagal dan ia dinyatakan meninggal pada pukul 14.32. Hingga kini, penyebab resmi kematian belum dirilis, tetapi rekaman radio petugas yang beredar menyebut adanya diskusi tentang "overdosis" dan "henti jantung".
Kabar mengejutkan lainnya, Brian Hickerson dan saudaranya, Zach Hickerson, disebut hadir di lokasi saat Panettiere menghembuskan napas terakhir. Padahal, publik meyakini pasangan yang kerap putus-nyambung itu telah berpisah permanen sejak 2022. Seorang sumber mengungkapkan kepada Page Six bahwa Panettiere dan Brian kembali menjalin komunikasi sekitar dua pekan sebelum sang aktris wafat. Mereka sempat menghabiskan waktu bersama di Los Angeles sebelum terbang ke Carolina Selatan, kampung halaman Brian.
Meski begitu, sumber menegaskan bahwa hubungan keduanya tidak bersifat romantis. "Brian selalu punya cara untuk kembali ke kehidupan Hayden sebagai 'teman'," kata sumber tersebut. Teman-teman dekat Panettiere disebut kerap khawatir dengan hubungannya bersama Brian, yang mereka nilai sebagai "berita buruk" dan "pria yang menyebalkan". Salah satu sahabat bahkan mengaku bahwa Panettiere menyembunyikan pertemuan kembali itu dari banyak orang terdekatnya.
Kematian Panettiere meninggalkan duka mendalam, terutama bagi putrinya yang berusia 11 tahun, Kaya, hasil pernikahannya dengan petinju Ukraina Wladimir Klitschko. Di Indonesia, kabar ini menyita perhatian penggemar yang mengenang aktingnya di layar kaca. Kasus ini juga mengingatkan pada pentingnya kesadaran akan kekerasan dalam rumah tangga dan dampak psikologis jangka panjang yang kerap dialami korban, bahkan setelah hubungan berakhir.
Hingga berita ini diturunkan, otoritas setempat masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Pertanyaan yang menggantung: apakah ada pihak yang lalai dalam memberikan pendampingan terhadap Hayden, dan bagaimana nasib sang putri di tengah kehilangan besar ini? Publik tentu berharap proses hukum berjalan transparan dan keadilan dapat ditegakkan.



