Norris Rebut Pole di Zandvoort, Verstappen Terancam di GP Terakhir Belanda
Baca dalam 60 detik
- Lando Norris mengamankan posisi terdepan untuk GP Belanda setelah mengalahkan George Russell dalam kualifikasi yang diwarnai hujan gerimis.
- Max Verstappen akan memulai balapan dari posisi ketujuh pada Grand Prix kandang terakhirnya di Zandvoort, dengan trek tersebut akan dihapus dari kalender F1 setelah musim ini.
- Kimi Antonelli, yang memimpin klasemen, harus puas di posisi ketiga setelah kehilangan waktu di tikungan pertama akibat terlalu berhati-hati menghadapi hujan.

Lando Norris memastikan posisi terdepan untuk Grand Prix Belanda di Sirkuit Zandvoort, mengungguli George Russell dari Mercedes dalam sesi kualifikasi yang berlangsung dramatis. Hujan gerimis yang muncul di akhir sesi memaksa seluruh pembalap untuk memacu waktu putaran lebih awal dari biasanya, menciptakan ketegangan hingga detik-detik terakhir.
Norris, yang merupakan juara dunia bertahan, mencatatkan waktu 0,102 detik lebih cepat dari Russell. Sementara itu, rekan setim Russell, Kimi Antonelli, sempat memuncaki catatan waktu sebelum akhirnya turun ke posisi ketiga. Antonelli, yang memimpin klasemen sementara, kehilangan sekitar 0,2 detik di tikungan pertama karena terlalu berhati-hati menghadapi hujan, sehingga harus puas dengan selisih 0,133 detik dari pole position.
Sesi kualifikasi ini menjadi saksi kepanikan tim-tim yang berusaha menyelesaikan dua putaran cepat sebelum hujan deras turun. Namun, hujan yang datang ternyata hanya berupa titik-titik air yang tidak cukup untuk mengubah kondisi lintasan. Norris justru merasa hujan membantunya dengan mendinginkan ban, meski ia mengakui putaran tersebut tidak terasa sempurna. "Itu bukan lap yang terasa luar biasa, tapi saya berkomitmen lebih karena tahu persaingan akan ketat. Saya hampir membuat banyak kesalahan, tapi sepertinya saya lebih banyak untung daripada rugi," ujarnya.
Di barisan belakang, Lewis Hamilton memanfaatkan strategi menunggu hingga akhir sesi untuk melesat ke posisi kelima, mengungguli rekan setimnya Charles Leclerc yang start di posisi keenam. Sementara itu, Max Verstappen harus puas memulai balapan dari posisi ketujuh pada Grand Prix kandang terakhirnya, karena sirkuit Zandvoort akan dihapus dari kalender Formula 1 setelah musim ini. Pengganti sementara Isack Hadjar, Liam Lawson, tampil impresif dengan hanya tertinggal 0,0115 detik dari Verstappen dan menempati posisi kedelapan.
Bagi penggemar F1 di Indonesia, momen ini menjadi pengingat akan sirkuit yang kerap menjadi saksi kejayaan Verstappen. Dengan pensiunnya Zandvoort dari kalender, balapan kali ini menjadi ajang perpisahan yang emosional. Namun, perhatian publik Indonesia mungkin lebih tertuju pada performa Liam Lawson yang menggantikan Hadjar, mengingat Lawson sempat menjadi sorotan dalam beberapa balapan sebelumnya. Selain itu, hasil kualifikasi ini juga memengaruhi persaingan gelar juara dunia, di mana Antonelli masih memimpin klasemen namun tekanan dari Norris semakin terasa.
Russell, yang sempat memimpin di awal sesi, mengakui kesalahan di Tikungan 8 membuatnya kehilangan momentum karena ban terlalu panas. Sementara itu, Fernando Alonso mengalami hari yang mengecewakan setelah gagal meningkatkan catatan waktunya di sesi pertama dan harus puas start dari posisi ke-18. Alonso mengeluhkan putaran pemanasannya yang berantakan, yang membuatnya tidak bisa bersaing di sesi kualifikasi.
Dengan hasil ini, Norris menunjukkan konsistensinya setelah meraih pole di Hungaria sebelumnya. Pertanyaannya kini, mampukah ia mengonversi pole position menjadi kemenangan di Zandvoort, atau justru Verstappen akan memberikan perlawanan sengit di kandangnya yang terakhir? Balapan yang akan berlangsung Minggu ini diprediksi menjadi salah satu yang paling dinantikan musim ini.



