Manchester United Kian Dekat dengan Carlos Baleba: Rekonstruksi Lini Tengah Hampir Rampung
Baca dalam 60 detik
- Setan Merah mengajukan tawaran awal senilai £60 juta plus bonus untuk gelandang Brighton, Carlos Baleba, yang diprediksi bakal memecahkan rekor transfer klub.
- Langkah ini menandai pergeseran strategi rekrutmen MU yang kini lebih senyap dan agresif, setelah sukses mendatangkan Andrey Santos dan Youri Tielemans.
- Jika deal tuntas, lini tengah MU akan memiliki variasi dan kedalaman yang jauh lebih baik, menjawab kritik kurangnya energi pada laga pramusim melawan AC Milan.

Manchester United akhirnya bergerak untuk mengamankan jasa Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion. Tawaran perdana senilai £60 juta plus bonus £5 juta telah dilayangkan, dan meski angka itu diperkirakan belum cukup, negosiasi terus berlanjut dengan optimisme tinggi bahwa kesepakatan akan tercapai. Langkah ini menjadi penanda bahwa rekonstruksi lini tengah yang digagas pelatih Michael Carrick memasuki babak final.
Sejak kedatangan Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa dalam rentang 24 jam pada bulan lalu, publik Old Trafford bertanya-tanya siapa yang akan menjadi 'gelandang ketiga' yang melengkapi komposisi tim. Nama-nama seperti Aurelien Tchouameni, Alex Scott, Manu Kone, hingga Sander Berge sempat santer diberitakan. Namun, di balik layar, United justru mengarahkan radar mereka ke pemain yang selama ini jarang disebut: Baleba. Sumber internal menyebut bahwa minat terhadap pemain asal Kamerun itu sebenarnya sudah dipersiapkan sejak setahun lalu, dan tawaran kali ini adalah puncak dari kerja senyap yang dilakukan departemen rekrutmen.
Keputusan mengejar Baleba bukan tanpa alasan. Kekalahan dari AC Milan dalam laga pramusim di Wroclaw memperlihatkan kelemahan nyata: kurangnya energi dan daya jelajah di lini tengah. Baleba, yang dikenal dengan kecepatan dan kemampuan berlari tanpa lelah, dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Statistiknya bersama Brighton sejak bergabung dari Lille pada 2023—112 penampilan—menunjukkan konsistensi dan kematangan yang diinginkan Carrick. Jika transfer ini tuntas, Baleba akan menjadi tambahan berharga di samping Kobbie Mainoo yang piawai membawa bola dari area sempit, serta Santos yang solid sebagai penyaring pertahanan.
Yang menarik, saga Baleba ini juga mengindikasikan perubahan strategi rekrutmen yang lebih ketat dan terukur di Old Trafford. Berbeda dengan musim panas 2022 ketika United berlarut-larut mengejar Frenkie de Jong hingga akhirnya gagal, kali ini mereka bergerak cepat dan senyap. Kesepakatan untuk Santos dan Tielemans masing-masing diselesaikan dalam waktu kurang dari seminggu. Pola ini menunjukkan adanya kontrol yang lebih ketat dari manajemen, serta preferensi untuk merekrut pemain yang sudah terbukti di Premier League—seperti Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha yang langsung nyetel musim lalu. Meski harga pemain domestik cenderung lebih mahal, United menilai premi tersebut sepadan dengan risiko adaptasi yang lebih rendah.
Namun, ada catatan penting: Baleba saat ini masih dalam pemulihan cedera pergelangan kaki yang dialaminya pada pramusim. Ia diperkirakan akan absen beberapa pekan ke depan. Meski demikian, Carrick menegaskan bahwa skuadnya masih membutuhkan tambahan amunisi. "Kami ingin lebih, kami butuh lebih," ujarnya pekan lalu. Setelah Baleba, prioritas berikutnya adalah bek kiri baru, sebuah kebutuhan yang sudah menjadi rahasia umum. Dengan sisa waktu bursa yang ada, publik menantikan apakah United mampu menuntaskan semua rencana belanja mereka. Satu pertanyaan mengemuka: akankah Baleba menjadi kepingan terakhir yang membawa United kembali ke papan atas, atau justru menjadi awal dari masalah baru?



