Kembalinya Duo Williams di Cincinnati Berakhir Manis Meski Kalah: 'Kami Menikmati Setiap Momen'
Baca dalam 60 detik
- Serena dan Venus Williams menelan kekalahan di babak pertama ganda Cincinnati Open, namun menegaskan bahwa penampilan tersebut adalah momen yang menyenangkan dan berharga.
- Kekalahan 2-6, 6-1, 8-10 dari pasangan Kostyuk/Stearns terjadi setelah mereka bangkit dari defisit 0-6 di tiebreak, sebelum akhirnya Venus melakukan double fault.
- Ini adalah penampilan ganda pertama mereka sejak 2022, dan meski kalah, kedua legenda tenis itu mengisyaratkan kemungkinan untuk tampil bersama lagi di masa depan.

Legenda tenis Amerika Serikat, Serena dan Venus Williams, mengukir momen emosional dalam kembalinya mereka ke lapangan ganda pada Cincinnati Open, Senin (18/8). Meski harus mengakui keunggulan lawan di babak pertama, keduanya menegaskan bahwa penampilan tersebut adalah sebuah perayaan, bukan sekadar pertandingan.
Pasangan bersaudara itu takluk 2-6, 6-1, 8-10 dari wakil Ukraina Marta Kostyuk dan petenis tuan rumah Peyton Stearns. Drama terjadi di tiebreak penentu, di mana Williams bersaudara sempat tertinggal 0-6 sebelum akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 8-8. Namun, double fault yang dilakukan Venus pada poin kritis memastikan kemenangan lawan.
"Saya pikir itu menyenangkan, spesial, dan bagus," ujar Serena, yang kini berusia 44 tahun, kepada wartawan. "Kami sempat sedikit berkarat di tengah pertandingan, tapi perlahan mulai menemukan ritme. Sungguh keren bisa melakukan ini lagi."
Bagi Venus, yang berusia 46 tahun, penantian panjang untuk kembali bermain ganda bersama adiknya akhirnya terbayar. "Kami sudah menunggu lama untuk kembali ke lapangan ganda, bahkan sejak tahun ini. Pada akhirnya, kami selalu menemukan jalan untuk kembali bersama," tuturnya.
Kembalinya duo Williams ini menjadi sorotan utama turnamen. Mereka tercatat telah mengoleksi 14 gelar ganda grand slam, termasuk enam gelar Wimbledon dan tiga medali emas Olimpiade. Terakhir kali mereka tampil bersama adalah di AS Terbuka 2022, saat kalah dari pasangan Ceko Lucie Hradecka dan Linda Noskova.
Sebelumnya, mereka dijadwalkan tampil di ganda Wimbledon, namun batal setelah Serena mengalami cedera lutut pada babak pertama tunggal. Untuk Cincinnati, mereka mendapatkan wild card dari penyelenggara.
Kekalahan ini tak mengurangi semangat keduanya. Serena bahkan menegaskan bahwa momen tersebut adalah bagian dari proses adaptasi. "Kami mulai merasakan permainan kami lagi. Itu sangat menyenangkan," katanya.
Bagi penggemar tenis Indonesia, kembalinya Williams bersaudara selalu menjadi tontonan yang dinantikan. Mereka adalah simbol kehebatan tenis dunia yang tak lekang oleh waktu. Meski usia telah mencapai 40-an, semangat mereka untuk tetap berkompetisi menjadi inspirasi bagi banyak atlet muda, termasuk di Indonesia.
Pertanyaan besar kini muncul: apakah ini akan menjadi penampilan ganda terakhir mereka? Atau justru menjadi awal dari babak baru? Dengan jadwal padat dan kondisi fisik yang tak lagi muda, keputusan untuk terus bermain tentu menjadi pertimbangan besar. Namun, jika melihat antusiasme mereka di lapangan, tampaknya kisah Williams bersaudara di dunia tenis belum berakhir.



