Colapinto Buka Luka Lama: Komentar soal 'Juara Berbeda' Picu Kemarahan Fans McLaren
Baca dalam 60 detik
- Franco Colapinto kembali menyinggung insiden Baku dengan menyebut Lando Norris 'jelas juara yang berbeda' dari Max Verstappen, memicu reaksi keras di media sosial.
- Pernyataan itu muncul meski Norris sudah dua kali meminta maaf, sekali secara pribadi dan sekali di Instagram, sehingga dianggap memperpanjang konflik yang seharusnya selesai.
- Dengan penalti lima posisi untuk Colapinto dan nol poin bagi McLaren di Baku, tensi kedua kubu berpotensi terbawa ke seri berikutnya.

Pernyataan Franco Colapinto dalam wawancara bersama ESPN Argentina kembali memanaskan perseteruannya dengan Lando Norris, meski pembalap McLaren itu telah dua kali menyampaikan permintaan maaf. Alih-alih meredakan situasi, komentar Colapinto yang membandingkan sikap Norris dengan Max Verstappen justru memicu gelombang kritik dari penggemar di forum Reddit Formula 1.
Insiden bermula pada balapan Grand Prix Azerbaijan di Baku, ketika Colapinto mengunci ban saat restart safety car dan menabrak rekan setimnya di Alpine, Pierre Gasly. Mobil Gasly kemudian menghantam Norris. Ketiga pembalap gagal finis, dan Norris yang saat itu masih bersaing dalam perebutan gelar melampiaskan kemarahannya kepada media, menyerukan agar FIA memberikan sanksi larangan balap bagi pembalap yang dianggap lalai.
Colapinto menerima hukuman penalti turun lima posisi grid untuk balapan berikutnya dan telah meminta maaf kepada tim serta jajaran McLaren. Norris pun menyampaikan permintaan maaf secara pribadi dan publik melalui Instagram, mengakui emosinya memuncak saat itu. Namun, wawancara Colapinto dengan ESPN Argentina tampaknya membuka kembali luka yang seharusnya sudah menutup.
Dalam wawancara tersebut, Colapinto menilai Norris "jelas melangkah terlalu jauh" dan menyayangkan komentar pembalap Inggris itu mengingat Norris dikenal vokal soal kampanye anti-kebencian. Ia lalu membandingkan reaksi Norris dengan sikap Verstappen saat bertabrakan dengan Kimi Antonelli di Grand Prix Austria tahun lalu, di mana Verstappen disebut cepat menerima permintaan maaf.
"Kita tidak boleh melakukan itu, apalagi seorang juara, kan? Mungkin Max tidak akan melakukannya, atau Max tidak melakukannya saat hal yang sama terjadi dengan Kimi. Dia menerima permintaan maaf Kimi dengan cepat. Jadi, ya, mereka jelas juara yang berbeda, tapi hal-hal seperti itu harus dihindari," ujar Colapinto.
Pernyataan itu langsung menuai reaksi keras di kolom komentar Reddit F1. Seorang pengguna menulis, "Cara yang bagus untuk tidak menenangkan situasi," sementara yang lain menilai Colapinto "kembali menyalakan api." Banyak yang menyoroti frasa "juara yang berbeda" sebagai pemicu utama, dan mempertanyakan mengapa Verstappen dibawa-bawa padahal tidak terlibat dalam insiden Baku.
Meski kedua pembalap mengklaim hubungan mereka baik-baik saja, gesekan di media sosial menunjukkan bahwa dampak psikologis dan reputasi dari insiden tersebut masih membekas. Bagi McLaren, kehilangan poin di Baku bisa berdampak signifikan pada perebutan gelar konstruktor, terutama jika insiden serupa terulang. Sementara itu, Colapinto berada di bawah tekanan untuk membuktikan bahwa ia layak bertahan di kursi Alpine.
Kedua pembalap akan kembali beraksi di lintasan pada seri berikutnya, dan mata penggemar akan tertuju pada apakah ketegangan ini memengaruhi performa mereka. Jika tensi terus berlanjut, bukan tidak mungkin FIA akan turun tangan untuk meredam potensi konflik yang lebih besar. Yang jelas, rivalitas di luar lintasan kini sama panasnya dengan pertarungan di dalamnya.



