Elkann Tegaskan Juventus dalam Fase Rekonstruksi: Target Kembali ke Puncak
Baca dalam 60 detik
- Laga uji coba tradisional Juventus melawan tim Next Gen berakhir lebih cepat setelah suporter menyerbu lapangan saat jeda, skor 2-0 untuk tim utama.
- John Elkann, pewaris keluarga Agnelli, menyebut klub sedang dalam fase pembangunan kembali dan menekankan pentingnya meraih kemenangan di semua ajang musim ini.
- Dengan gagal lolos ke Liga Champions, Juventus hanya akan tampil di Liga Europa, dan Elkann menegaskan tekad untuk bangkit demi hasil yang lebih baik di Italia dan Eropa.

John Elkann, pemegang saham utama Juventus, secara terbuka menyatakan bahwa klubnya kini berada dalam fase rekonstruksi, namun tetap bertekad untuk kembali berjaya. Pernyataan ini disampaikan setelah laga uji coba pramusim melawan tim Next Gen harus dihentikan lebih awal karena suporter menyerbu lapangan saat jeda babak pertama, dengan skor sementara 2-0 untuk tim senior.
Laga yang biasanya menjadi penutup rangkaian pramusim di stadion kandang itu berlangsung tidak biasa. Alih-alih menunggu babak kedua dimulai, para pendukung langsung memadati lapangan pada saat istirahat, sehingga pertandingan tidak dapat dilanjutkan. Dua gol kemenangan tim utama dicetak oleh Francisco Conceicao dan Weston McKennie, yang dalam formasi 4-2-3-1 didukung oleh Kenan Yildiz dan Randal Kolo Muani di lini depan.
Elkann, yang juga menjabat sebagai kepala perusahaan induk Exor, menyempatkan diri duduk di bangku cadangan bersama pelatih tim nasional Italia, Luciano Spalletti. Ia mengaku menikmati pengalaman tersebut karena bisa mendengar langsung pemikiran Spalletti selama pertandingan. "Hubungan dengan Luciano sangat kuat, dan saya tidak bisa menolak kesempatan untuk duduk di sebelahnya di bangku cadangan," ujarnya kepada Sky Sport Italia.
Di luar lapangan, Juventus tengah melakukan perubahan besar, termasuk merekrut Giovanni Carnevali dari Sassuolo sebagai direktur olahraga baru. Elkann menilai Carnevali adalah profesional hebat yang memahami sepak bola Italia dengan baik. "Saat ini, Juventus mencoba memperkuat tim mulai dari Italia dan menghormati identitas klub, yaitu mengejar kemenangan," tegasnya.
Kegagalan lolos ke Liga Champions musim lalu membuat Juventus hanya akan tampil di Liga Europa musim ini. Elkann menggarisbawahi pentingnya memenangkan setiap pertandingan untuk meraih hasil yang lebih signifikan, baik di kancah domestik maupun Eropa. "Kita harus mulai menang lagi, karena dengan menang kita mendapatkan hasil yang lebih penting," katanya.
Fase rekonstruksi yang disebut Elkann bukan sekadar retorika. Dengan kedatangan Carnevali dan sejumlah pemain baru, Juventus mencoba membangun kembali fondasi tim yang sempat goyah. Namun, tantangan besar menanti, terutama di kompetisi Eropa yang kini menjadi panggung utama mereka. Pertanyaan yang menggantung: akankah strategi ini cukup untuk mengembalikan kejayaan Si Nyonya Tua di pentas sepak bola Italia dan Eropa?



