Mrs. Brown's Boys Batal Tampil di 2026: Brendan O'Carroll Jalani Operasi Rahang
Baca dalam 60 detik
- Aktor dan kreator Mrs. Brown's Boys, Brendan O'Carroll, harus membatalkan spesial Natal dan Tahun Baru 2026 serta tur panggung karena dua fraktur rahang yang memerlukan operasi segera.
- Keputusan ini diambil atas saran medis setelah CT scan, dengan masa pemulihan diperkirakan beberapa bulan; BBC dan promotor MCD mendukung penundaan tersebut.
- Meski rating spesial Natal 2024 turun drastis, BBC tetap menganggap serial ini sebagai komedi terlarisnya, dan O'Carroll berencana kembali pada 2027.

Brendan O'Carroll, kreator dan pemeran utama sitkom legendaris BBC Mrs. Brown's Boys, dipaksa menghentikan seluruh produksi spesial Natal dan Tahun Baru 2026 setelah dokter menemukan dua retakan pada tulang rahangnya. Kondisi ini mengharuskan sang komedian berusia 70 tahun menjalani operasi segera dan menjalani pemulihan selama beberapa bulan, sebuah pukulan telak bagi para penggemar setia yang telah menantikan kehadiran Agnes Brown di layar kaca maupun panggung.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis, O'Carroll mengungkapkan bahwa penemuan fraktur mandibula ini terjadi secara tidak terduga setelah ia menjalani CT scan. "Saya dengan menyesal harus mengumumkan pembatalan rekaman spesial Natal dan Tahun Baru Mrs. Brown's Boys 2026," ujarnya. Selain itu, dua pertunjukan panggung D'Panto? yang dijadwalkan di 3Arena Dublin dan Gleneagle Arena juga terpaksa ditunda, dengan harapan dapat dijadwalkan ulang pada 2027 bersama promotor MCD.
Keputusan ini tentu menjadi ironi di tengah kontroversi yang membayangi sitkom tersebut. Meski sempat menuai kritik pedas dari sebagian penonton yang menilai kualitasnya menurunโtercermin dari rating spesial Natal 2024 yang hanya menarik 2,2 juta penonton, jauh di bawah 11,5 juta penonton pada spesial perdana 2013โBBC justru masih menaruh kepercayaan besar pada waralaba ini. Jon Petrie, Direktur Komedi BBC, pada Juli 2025 bahkan menyebut Mrs. Brown's Boys sebagai salah satu komedi paling banyak ditonton sepanjang sejarah korporasi, sebuah pencapaian yang sulit dibantah mengingat deretan penghargaan National Television Award yang pernah diraihnya.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini mungkin terasa jauh, namun fenomena Mrs. Brown's Boys sebenarnya relevan dengan dinamika industri hiburan global yang kian kompetitif. Sitkom dengan humor slapstick dan karakter kuat seperti Agnes Brown menunjukkan bahwa formula sederhana masih memiliki tempat di hati penonton, meski tantangan dari platform streaming dan perubahan selera generasi muda semakin besar. O'Carroll sendiri meyakini kunci kesuksesan serial ini justru pada kesederhanaannya: "Saya pikir ini pertunjukan yang sederhana, tidak berusaha menjadi pintar, hanya berusaha membuat orang tertawa."
BBC, melalui juru bicaranya, menyampaikan dukungan penuh untuk pemulihan O'Carroll dan tengah berdiskusi mengenai rencana kebangkitan Mrs. Brown's Boys pada 2027. Sementara itu, O'Carroll berjanji akan kembali dengan semangat baru: "Agnes Brown dan keluarganya akan kembali!" Pertanyaannya, mampukah sitkom ini mempertahankan pamornya di tengah kritik dan perubahan lanskap televisi? Atau justru jeda ini menjadi momentum refleksi bagi BBC untuk menyegarkan kembali waralaba yang sempat menjadi primadona?



