Ruth Negga Puji Chase Infiniti: 'Dia Punya Aura Maverick'
Baca dalam 60 detik
- Ruth Negga melontarkan pujian setinggi langit untuk Chase Infiniti, rekan mainnya di serial Presumed Innocent.
- Negga menyebut Infiniti sebagai sosok maverick dengan etos kerja luar biasa dan antusiasme yang menular.
- Pujian ini menambah daftar panjang apresiasi untuk Infiniti yang tengah menanjak usai tampil di One Battle After Another.

Aktris senior Ruth Negga tidak pelit memberikan pujian kepada Chase Infiniti, bintang muda yang tengah bersinar. Dalam wawancara dengan majalah TIME, Negga menyebut rekan mainnya di serial Presumed Innocent itu sebagai pribadi yang memancarkan energi positif dan memiliki integritas tinggi.
"Chase Infiniti bersinar. Integritas dan kekuatan hidupnya meresap ke dalam segala hal yang ia lakukan, dari One Battle After Another yang memenangkan Oscar hingga peran utamanya tahun ini di The Testaments. Berdaulat dan tulus, vital dan bersemangat, pendakiannya yang penuh kemenangan selama tiga tahun kami saling mengenal adalah kegembiraan total untuk disaksikan," ujar Negga.
Negga, 44 tahun, dan Chase, 26 tahun, sebelumnya beradu akting dalam serial antologi thriller hukum Presumed Innocent. Bagi Negga, kerja sama itu membuka matanya pada etos kerja Chase yang luar biasa. Ia mengaku terkesima dengan nafsu Chase terhadap pekerjaan dan kesiapannya yang selalu matang.
"Yang mengejutkan saya saat kami bekerja sama adalah seleranya terhadap pekerjaan: dia benar-benar menikmati berada di lokasi syuting dan menjadi bagian dari desa magis yang diperlukan untuk membuat sesuatu. Antusiasme itu bukan main-main; kegembiraan hidupnya nyata. Dia akan menambahkan gelembung pada minuman Anda dan ayunan pada langkah Anda," kata Negga.
Lebih dari sekadar dedikasi, Negga menilai Chase sebagai sosok "maverick" โ istilah yang menggambarkan orang yang mandiri, berani, dan tidak konvensional. Menurutnya, Chase memiliki rasa tujuan dan keyakinan diri yang jelas, sehingga mampu mengilhami orang di sekitarnya untuk melihat lebih tinggi.
"Dia memiliki aura maverick, salah satu dari orang-orang mencolok yang tampak seperti utusan dari masa depan, mendorong kita untuk mengalihkan pandangan sedikit lebih tinggi. Saya menantikan dia menghancurkan semua kotak yang tidak layak untuknya," tambah Negga.
Sementara itu, Chase sendiri pernah mengungkapkan rasa syukurnya bisa terlibat dalam One Battle After Another. Kepada People, ia mengatakan, "Saya sangat bersyukur atas seluruh pengalaman ini." Meski mengaku penggemar berat DiCaprio, Chase baru menonton Titanic pada 2025. Film Leo pertamanya adalah Catch Me If You Can, yang ia tonton saat masih muda.
Pujian dari Negga ini bukan hanya sekadar sanjungan sesama aktor. Di industri hiburan yang kompetitif, dukungan dari senior seperti Negga dapat menjadi modal berharga bagi Chase yang sedang menanjak. Apalagi, Chase telah menunjukkan kemampuannya berakting bersama bintang sekelas DiCaprio.
Bagi penonton Indonesia, fenomena aktris muda yang mendapat pengakuan dari seniornya ini bisa menjadi cerminan bagaimana regenerasi di dunia seni peran terus berlangsung. Dukungan lintas generasi semacam ini juga kerap terjadi di industri film Tanah Air, di mana aktor senior kerap memuji dan membimbing pendatang baru.
Ke depan, karier Chase Infiniti tampaknya akan semakin bersinar. Dengan proyek-proyek besar yang sudah dan akan datang, serta pujian dari aktris sekaliber Ruth Negga, ia berpotensi menjadi salah satu bintang Hollywood paling diperhitungkan. Akankah ia terus membuktikan kualitasnya dan menjadi ikon generasi baru? Waktu yang akan menjawab, tetapi bintangnya jelas sedang naik.



